alexametrics

Warga Siwalan Rayakan Tradisi Apitan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Seribu warga Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari, menyemarakkan tradisi Apitan, Sabtu (25/6) malam. Kegiatan dimulai dari kirab budaya dan pagelaran wayang sebagai puncaknya. Tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kirab budaya dimulai pukul 17.00 diikuti semua warga Siwalan dari RW 1 hingga RW 4. Seribu warga menjadi peserta dalam kirab budaya. Dengan membawa hasil bumi, warga ¬†melakukan kirab dari gapura RW menuju ke balai kelurahan. “Kegiatan ini tidak terikat tanggal berapa, yang pasti selama bulan Apit,” ujarnya.

Masing-masing RW membawa tumpeng, kemudian menampilkan kesenian seperti rebana, klotekan, angklung. Ada juga warga yang dirias mirip pewayangan punakawan. Tidak sebatas perayaan, dalam kegiatan tersebut juga diselipi vaksinasi Covid-19.

Baca juga:  Lima Bebas, 412 Dapat Remisi Natal

Lurah Siwalan, Niken Nugarahaeni mengatakan, perayaan Apitan sempat vakum selama dua tahun ini karena pandemi.”Kita hanya kirim doa saja ketika bulan Apit,” jelasnya.

Diakuinya, tradisi Apitan sudah berlangsung sejak lama ketika Siwalan masih berada di Sambirejo. Warga sangat antusias. “Ini swadaya murni dari masyarakat sekitar Rp 60 juta,” jelasnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang juga hadir mengapresiasi warga melestarikan tradisi Apitan di tengah kota metropolitan. Ini menjadi bukti warga Semarang masih ingat dengan budaya leluhurnya. “Kami berharap warga Semarang tambah kompak, guyub, dan pentas wayang kulit agar rutin diadakan di masing-masing wilayah,” ujarnya. (fgr/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya