alexametrics

Modus Tawarkan Pekerjaan, Driver Taksi Online Rampok dan Lecehkan Wanita

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangDriver taksi online Rizky Saiful, 22, warga Kembangarum, Semarang Barat ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Semarang. Ia harus berurusan dengan petugas setelah melakukan aksi perampasan disertai pelecehan seksual terhadap perempuan. Aksinya dilakukan di dalam mobil, dengan korban yang dikenalnya melalui media sosial (medsos).

Aksi yang dilakukan tersangka bukan kali pertama. Ternyata sudah dilakukan tiga kali ini dengan modus yang sama. Korban terbaru yang menjadi sasarannya adalah perempuan warga Semarang Barat.

“Antara tersangka dan korban kenalan di medsos. Lalu tersangka dan korban bertemu. Tersangka pura-pura menawari kerja kepada korban,” jelas Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Rabu (22/6).

Kejadian bermula saat tersangka berkenalan dengan korban melalui media sosial Telegram pada 23 April 2022 silam. Setelah saling kenal, keduanya berkomunikasi melalui WhatsApp. Hingga akhirnya tersangka melancarkan aksinya dengan cara bujuk rayu menawarkan pekerjaan kepada korban.

Baca juga:  Jalan Ngasinan Amblas Lagi, Warga Was-Was

“Modusnya menawarkan pekerjaan. Korban yang tidak menaruh curiga, merespons tawaran tersangka, dan janjian ketemuan,” bebernya.

Keduanya bertemu di wilayah Ngemplak Simongan, Minggu (12/6) sekitar pukul 18.30. Tersangka datang sendirian naik mobil Toyota Calya bernopol H-9353-FW yang biasa dipakai taksi online.

Selanjutnya, keduanya menuju arah Jalan Simongan, Semarang Barat.  Sampai di depan pabrik PT Semarang Makmur yang sepi, tersangka menghentikan mobilnya. Di tempat remang-remang itu, tersangka melancarkan aksinya. Ia langsung mencium pipi dan meremas payudara korban secara paksa.

Tentu saja, korban berontak. Namun dengan kasar, tersangka menarik kepala korban dan mengarahkan ke bagian kemaluannya. Resliting celana tersangka juga sudah dibuka. Dipaksa melakukan oral seks, korban terus berontak sambil berteriak. Tersangka yang sudah gelap mata pun melakukan kekerasan. Ia memukul kepala dan dahi korban.

Baca juga:  Selesai Divaksin, Ganjar: Rasanya Seperti Dicokot Semut

Takut aksinya diketahui warga, tersangka pun mengakhiri aksinya, dan melanjutkan perjalanan. Ia sempat menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban. Setelah itu, korban diturunkan paksa di depan Indomaret, Jalan WR Supratman.

Setelah kejadian itu, korban yang syok sempat menghubungi tersangka melalui pesan WA, dengan maksud supaya perhiasan emas seberat 1,2 gram miliknya dikembalikan. Namun tidak direspons, dan WA korban diblokir tersangka.

Tak terima dengan kejadian itu, korban melaporkan ke Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan di kawasan Jalan Tugu, Senin (13/6) sekitar pukul 13.00.

Di depan petugas, tersangka mengakui perbuatannya. Driver taksi online ini juga mengakui aksi tersebut telah dilakukan terhadap tiga wanita berbeda.

Baca juga:  Tujuh Orang Tarik Gerbong 36,5 Ton

“Saya driver taksi online, tapi dia (korban) bukan penumpang. Sudah tiga kali. Sebelumnya kenalan dekat sama pacar,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijebloskan ke sel tahanan Mapolrestabes Semarang. Ia dijerat pasal 365 ayat (2) ke 1 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya