alexametrics

PPDB Kali Ini, Siswa Bisa Pilih Lebih Dua Sekolah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mulai pekan depan akan membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023. Bedanya tahun ini bisa memilih tiga sekolah untuk PPDB tingkat SD dan empat sekolah untuk PPDB tingkat SMP.

Pendaftaran siswa ini bisa diakses melalui website www.ppd.semarangkota.go.id. Sama seperti tahun lalu, calon perserta wajib mengikuti Pra Pendaftaran yang akan dimulai pada 13-17 Juni 2022. Sementara untuk jadwal pendaftaran TK dan SD akan dimulai pada 20-22 Juni 2022, sedangkan untuk pendaftaran SMP dilakukan mulai 27-29 Juni 2022.

Plt Kepala Disdik Kota Semarang Kartika Hedi Aji mengungkapkan, semakin banyaknya pilihan sekolah, bisa mengakomodasi siswa untuk masuk ke sekolah negeri. Selain itu, tidak ada lagi sekolah yang kekurangan siswa. Namun ia memastikan sekolah swasta tidak akan kekurangan siswa, karena jumlah angkatan peserta didik cukup besar.

Baca juga:  Bingung Tahapan PPDB SMP, Orang Tua Siswa Datangi Sekolah

“Intinya sekolah negeri dan swasta ini berdampingan. Ada 112 sekolah swasta yang digratiskan. Orang tua siswa yang tidak diterima bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta gratis ini,” tuturnya.

Pria yang saat ini masih menjabat sebagai kepala bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Kota Semarang ini meminta orang tua siswa bisa mendampingi putra-putrinya untuk melakukan pra pendaftaran.

“Harapan kami, orang tua siswa bisa terus memantau website dan mendampingi anak-anaknya saat melakukan pendaftaran agar tidak ada yang terlewat pada masa pra pendaftaran ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan, masa pra pendaftaran ini sangat penting bagi calon siswa yang akan masuk ke sekolah negeri. Nantinya akan ada verifikasi calon peserta dengan memasukkan nomor kartu keluarga (NKK) dan tanggal lahir.

Baca juga:  Libur Panjang, KAI Daop 4 Tambah Kereta

Data nominasi awal yang digunakan berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang, data rapor dari sekolah asal dan data prestasi dari sangjuara.semarangkota.go.id.

“Misalnya ada salah input masih dibenarkan di sekolah yang dipilih. Intinya masih sama seperti tahun lalu, sistemnya juga masih zonasi untuk pemerataan siswa,” jelasnya.

Dalam PPDB, kata dia, ada terdapat tiga jalur yakni jalur zonasi, jalur afirmasi atau jalur bagi siswa yang kurang mampu dengan kuota sebesar 15 persen dari total kuota yang ada di sekolah, dan jalur mutasi yakni siswa yang pindah sekolah dari luar kota karena mengikuti pekerjaan orang tua baik bagi SD maupun SMP.

Baca juga:  PPDB Jalur Zonasi, Selisih 10 Meter Bisa Berakibat Fatal

“Website kami juga telah terintegrasi dengan Dispendukcapil Kota Semarang dan juga Data Terpadu Kesejahteeaan Sosial (DTKS) milik Dinas Sosial, sehingga bisa langsung melakukan verifikasi siswa kurang mampu,” pungkasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya