alexametrics

Jabatan Kosong Pemkot Semarang segera Dilelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sejumlah jabatan di lingkungan Pemkot Semarang masih kosong. Apalagi setelah belum lama lalu 10 pejabat tingkat eselon 2 dilantik. Praktis, banyak jabatan lama yang ditinggalkan kosong.

Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang mencatat jumlah jabatan yang kosong karena ditinggal pensiun ataupun mutasi jabatan, misalnya pada jabatan eselon 3 dan 4.

“Kita masih siapkan. Pak Wali sudah meminta segera diisi, namun jumlahnya cukup banyak. Misalnya eselon 3 dan 4. Kita harus menata dengan teliti,” kata Kepala BKPP Kota Semarang Abdul Haris kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (8/6).

Haris mengaku belum menghitung secara pasti berapa kekosongan jabatan di tingkat eselon 3 dan 4. Namun, menurutnya, cukup banyak, mulai tingkat kecamatan dan kelurahan. Perubahan sistem dari jabatan struktural ke jabatan fungsional ini membuat BKPP harus menyiapkan dengan baik kekosongan tersebut.

Baca juga:  Budi Daya Jamur Kian Menjamur

“Komitmen dan kepangkatan itu harus kami pikirkan. Kami akan memperbaiki. Akan dimaksimalkan siapa saja yang pantas duduk mengisi kekosongan,” terangnya.

Saat ini, beberapa jabatan kosong tingkat kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, hingga camat sementara waktu dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Menurut informasi yang dihimpun, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang saat ini kosong, setelah Gunawan Saptogiri memasuki masa pensiun. Sementara ini dijabat Plt, yakni Kartika Aji selaku Kabag Tapem.

Kabag Humas Pemkot juga kosong, setelah R Wing Wiyarso dilantik menjadi kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Camat Semarang Barat dan Gajahmungkur diketahui juga kosong, setelah camat sebelumnya menempati jabatan baru.

“Kami berharap pemkot bisa segera mengisi jabatan kosong ini, agar program yang ada bisa berjalan dengan baik,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Liluk Winarto.

Baca juga:  Curi Poin di Surajaya

Liluk menerangkan, beberapa jabatan kosong ini cenderung vital. Misalnya, Dinas Pendidikan yang dalam waktu dekat akan menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk tahun ajaran baru. Plt yang ditunjuk diharapkan bisa menjalankan PPDB sebaik mungkin agar tidak terjadi masalah.

Jabatan camat, kata politikus Partai Demokrat ini, juga cenderung vital. Karena bersinggungan langsung dengan masyarakat untuk melakukan pelayanan. Harapannya, tentu segera dicari pengganti jabatan-jabatan kosong tersebut agar rencana kerja yang sudah ada bisa dijalankan dengan baik.

“Sebentar lagi kan PPDB, karena masih Plt harapannya bisa berjalan dengan baik. Nah untuk camat ini bersinggungan dengan masyarakat, jadi harus dicari gantinya,” tuturnya.

Baca juga:  Kebutuhan Meningkat, Bawa Pendonor Plasma Sendiri

Ia menjelaskan, dengan adanya Plt, dikhawatirkan program kerja tidak bisa berlari kencang. Apalagi sosok yang ditunjuk masih aktif menjabat jabatan lainnya sebagai Kabag. Contoh lainnya adalah Camat Tugu Kusnandir yang kini juga menjabat sebagai Plt Camat Semarang Barat. “Takutnya karena rangkap jabatan, kerjanya jadi nggak maksimal,” katanya.

Menurut informasi yang diterimanya, pemkot dalam waktu dekat akan melakukan pengisian jabatan yang kosong sesuai dengan aturan yang ada, yakni sistem lelang. Liluk berharap proses penjaringan bisa dilakukan secepatnya, agar pos jabatan kosong ini tidak terlalu lama dibiarkan. “Intinya jangan terlalu lama, sosok yang lolos pun dipilih yang berkompeten, sehingga program yang ada bisa berjalan dengan baik,”harapnya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya