alexametrics

Pemkot Semarang Ajukan Pasar Johar Jadi Pasar SNI

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bangunan Pasar Johar yang didesain Thomas Karsten diajukan menjadi pasar bersetifikat Standar Nasional Indonesia. Pengajuan itu dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang mengajukan ke Kementerian Perdagangan RI.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, ada beberapa pasar di Indonesia yang menyandang predikat SNI yakni Pasar Oro-Oro Dowo (Kota Malang), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Manis (Kabupaten Banyumas), dan Pasar Tanggul (Kota Surakarta).

Saat ini Dinas Perdagangan sedang mempersiapkan ketentuan dan persyaratan untuk menjadikan Pasar Johar sebagai pasar berstandar SNI. Di antaranya estetika bangunan fisik, memiliki manajemen pengelola pasar, bersanitasi air bersih, sistem drainase dan pengelolaan sampah yang baik, terdapat sistem papan informasi, serta pengelolaan dan ketersediaan parkir yang memadai.

Baca juga:  Tiga Jam Sebelum Keberangkatan, Calon Penumpang KA Sudah Harus Rapid Test

“Persyaratan ini coba kami penuhi dengan memasang running text berukuran 101 X 53 sentimeter di dua sudut pasar yang berada di lantai 2 Pasar Johar Cagar Budaya Tengah dan basemen Alun-Alun Johar,” kata Kepala Dinas Perdagangan Nurkholis Senin (6/6).

Rencananya baru akan ditinjau pada Rabu (8/6) lusa. “Kami sedang melakukan persiapan akhir untuk memenuhi persyaratan-persyaratan agar Pasar Johar dapat bersertifikat SNI,” kata mantan Kepala Dinas Perikanan ini.

Sebenarnya, ada empat pasar yang diajukan, yakni Pasar Bulu, Pasar Pedurungan, Pasar Simongan, dan Pasar Johar Cagar Budaya. Namun, pihak Kementerian Perdagangan memutuskan untuk memberikan kesempatan penilaian hanya pada Pasar Johar Cagar Budaya.

Menurutnya, pasar ber-SNI nantinya dapat menjadi rujukan standarisasi saat daerah hendak mengembangkan maupun melakukan pembangunan pasar baru. “Nanti akan ada eveluasi apa yang harus diperbaiki agar bisa menyandang predikat SNI. Salah satunya dari pemenuhan kriteria. Hal tersebut nanti menjadi keputusan bisa atau tidaknya menyandang predikat SNI,” pungkasnya. (den/ida)

Baca juga:  Pemkot Semarang Terima Dua Mesin Cuci Tangan Otomatis

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya