alexametrics

Hendi Sambut Keluarga Besar NU se-Jateng di Balai Kota Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama se-Jawa Tengah yang berkenan singgah berkumpul di Balai Kota Semarang beberapa waktu lalu. Adapun kehadiran tersebut dalam rangka kegiatan ‘Halal Bihalal dan Silaturrahmi Ngumpulke Balung Pisah Masyayikh NU Jawa Tengah’. Hadir dalam kegiatan tersebut, para ulama dan sesepuh Nahdlatul Ulama serta sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah, tak ketinggalan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut meyakini berkumpulnya keluarga besar NU akan membawa keberkahan untuk Kota Semarang. Apalagi bekumpulnya para sesepuh NU di Balaikota Semarang menurut Hendi merupakan momen langka yang sangat disyukurinya. Untuk itu Hendi yang juga bagian dari warga Nahdliyin pun mengaku senang dan antusias atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Balai Kota Semarang.

Baca juga:  Peragakan 43 Adegan, Ibu Pembuang Bayi di Tempat Sampah Mengaku Sempat Tak Tega

“Matur nuwun untuk para sesepuh dan ulama NU yang telah berkenan hadir dan berkumpul di Balaikota Semarang. Tentu ini menjadi momen langka yang patut disyukuri, dan pasti membawa keberkahan untuk Kota Semarang,” tuturnya. “Semoga melalui kegiatan Halal Bihalal dan Silaturrahmi Ngumpulke Balung Pisah ini keluarga besar NU, khususnya di Jawa Tengah bisa semakin kompak, dan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerima keluarga besar Nahdlatul Ulama se-Jawa Tengah yang berkumpul di Balai Kota Semarang beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Adapun tokoh Nahdlatul Ulama KH Ahmad Darodji menjelaskan secara khusus kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengumpulkan keluarga besar NU dari berbagai profesi serta jabatan yang berpencar di mana-mana. Pasalnya dirasa banyak tokoh sesama NU yang terkesan kurang sejalan dalam menjalankan perannya masing – masing. Untuk digagasla kegiatan silaturami untuk menyatukan seluruh keluarga besar NU, terkhusus di Jawa Tengah.

Baca juga:  Danramil di Kota Semarang dapat Mobil Dinas Hibah dari Pemkot

“Dulu antara pejabat pemerintah dan politisi NU baik yang ada di PPP, Golkar atau PDI sering tidak nyambung. Padahal sama-sama NU-nya,” tutur KH Ahmad Darodji. “Kegelisahan itu ditangkap oleh Kiai Ahmad Abdul Hamid dengan mengumpulkan warga NU yang berada di mana-mana dalam acara halal bihalal dan silaturahim Ngumpulke Balung Pisah. Alhamdulillah gagasan itu sudah mulai terlihat hasilnya,” pungkas Ketua Umum MUI Jateng itu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kesempatan tersebut meminta doa dari para ulama agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Dia pun bersyukur kegiatan silaturahim sudah bisa dilakukan, dimana sebelumnya saat pandemi Covid-19 tidak bisa mengumpulkan banyak orang. “Kali ini, kegiatan pun sudah diperbolehkan, aktivitas pasar, tempat hiburan, bahkan ibadah haji sudah diperbolehkan,” syukur Ganjar. (isk/web/bas)

Baca juga:  Ketua Tim Perumus RUU KUHP Berpulang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya