alexametrics

Tuntaskan Pekerjaan Penutupan Tanggul

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BDBD) Jateng bersama BBWS, Dinas Pusdataru Jateng, TNI-Polri, hingga relawan lainnya menuntaskan penutupan sementara tanggul jebol dengan sand bag, Jumat (27/5).

Kepala BDBD Jateng Bergas Catursari mengatakan, untuk mengatasi masalah rob secara permanen, nantinya akan diperlukan pengecekan ulang infrastruktur tanggul di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas tersebut. Lalu mengidentifikasi titik yang rawan rusak untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Perlu dicek lagi semua tanggul di sana,” ujar Bergas kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hingga pagi kemarin, pihaknya masih membantu penutupan tanggul yang disiapkan BBWS. Dua titik tanggul digarap di PT Lamicitra dan PT Fuji. Pengerjaan digarap dari jalur darat lewat pintu masuk Pelabuhan Tanjung Emas maupun laut.

Baca juga:  KPK Bantu Pemkot Semarang Optimalkan Pendapatan Daerah

Di samping itu, aktivitas pelabuhan dinilai kembali berjalan. Ratusan kontainer mulai terlihat memasuki pelabuhan. Di beberapa titik akses jalan sudah kering dan dapat dilalui dengan nyaman. Sedangkan di bagian dalam masih terdapat lokasi yang tergenang rob. Pompa akan dikerahkan untuk menuntaskan sisa genangan.

“Bencana ini urusan bersama, maka kita tangani bareng-bareng,” tegas Bergas.

Ia juga turut mengapresiasi relawan dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan penutupan tanggul jebol tersebut. Menurutnya, masyarakat memiliki kesadaran yang cukup untuk tanggap bencana.

Seterusnya, ia akan mendorong masyarakat tanggap bencana termasuk melalui programnya, Desa Tanggap Bencana (Destana). Dikatakan kesadaran akan bencana dimulai dari kewaspadaan diri. Lalu diikuti lingkungan keluarga dan lingkup yang lebih besar, yakni masyarakat desa.

Baca juga:  Kampung Bahari Tambaklorok Mulai Ditumbuhi Rumput Liar dan Sampah Berserakan

“Kita harus memahami bagaimana hidup di wilayah dengan risiko bencana tertentu,” pungkasnya.

Sementara itu, Staff OP 3 BBWS Pamali Juana, Galih Catur Kurniawan menjelaskan, progres penanganan tanggul jebol sementara ini. Tanggul daerah Fujimatex yang memiliki panjang 10 meter sudah bisa ditutup, namun masih ada penambahan sand bag dan penguatan.

“Untuk yang Lamicitra sepanjang 20 meter masih penguatan juga,” katanya.

Jumat ini (kemarin, red) dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00 sudah ada sekitar 2.000 sandbag ditambah 500 sandbag pada pukul 14.00.

“Masih ada penambahan lagi 500, berarti 3.000 sandbag,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan Jumat ini (27/5) apabila cuaca mendukung. “Intinya kali ini penguatan, entah itu trucukan pring dan penambahan sandbag,” jelasnya. (taf/fgr/ida)

Baca juga:  Banjir Longsor Terjadi di 16 Titik

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya