alexametrics

40 Perosok Keliling Semarang Naik Kelas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Yayasan Bintari memberdayakan 40 perosok keliling di Kota Semarang untuk menjadi mitra AMBILIN. Dengan bergabung bersama startup milik Bintari, pekerja informal itu dapat lebih terjamin secara finansial, kesehatan, dan keamanan.

Dengan layanan angkut sampah digital, para mitra perosok keliling dapat lebih mengirit bahan bakar lantaran lokasi barang rosokan yang diambil telah diketahui. Kemudian dengan seragam rompi dan helm khusus dari AMBILIN, mitra dapat lebih dipercaya di tengah-tengah masyarakat.

“Kadang tidak boleh masuk perumahan. Mau ambil barang tapi sering disangka yang tidak-tidak,” ungkap Bahrun, ketua Paguyuban Perosok Keliling Indonesia.

Puluhan perosok itu mendapat pelatihan langsung oleh Bintari bersama GIZ dan The Incubation Network by The Circulate Initiative and SecondMuse di Hotel Grasia, Jumat (27/5). Kesempatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk membentuk paguyuban perosok keliling. Sehingga anggota dapat saling dukung dan bantu.

Baca juga:  Percepatan Vaksin, Puskesmas Poncol Jemput Bola

Di samping keprihatinan pada persoalan sampah, Menurut Humas Bintari Farida Yulistiana, upaya ini merupakan bentuk kepedulian kepada aktor daur ulang, para perosok keliling. Nantinya mereka yang akan menjemput dan mengambil pilahan sampah anorganik dari rumah pelanggan.

“Kami juga fasilitasi mereka dengan pelatihan keselamatan berkendara, penggunaan aplikasi, memfasilitasi pembuatan SIM dan akses BPJS Kesehatan,” jelas Farida.

Pihaknya akan mengontrol dan memantau perkembangan para perosok selama kurang lebih tiga bulan sejak aplikasi diluncurkan di Playstore. Lalu melakukan evaluasi dan menambah inovasi lainnya. (taf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya