alexametrics

Rayakan Kenaikan Isa Almasih, Gelar Stand Up Comedy

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Orang Muda Katholik (OMK) di Gereja Katholik Santa Theresia Bongsari lakukan pertemuan perdana dengan menggelar stand up comedy. Sekaligus untuk merayakan Kenaikan Isa Almasih.

“Acara ini untuk mendekatkan kaum milenial dengan gereja. Sehingga kaum milenial mau berkunjung Kembali ke gereja,” kata Ketua OMK Rosa Dyarma Syahda.

Syahda sapaan akrabnya mengatakan antusiasme para jemaat sangat tinggi untuk ikut stand up comedy. Harapannya jemaat gereja terutama anak-anak muda kembali aktif lagi ke gereja serta ikut menyemarakkan acara yang akan dilakukan selanjutnya. “Jadi kita bertemu ini juga sebagai upaya lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” katanya.

Pastor Paroki, Romo Eduardus Didik Chahyono SJ menyampaikan, pengetahuan mengenai kisah Tuhan Yesus, mulai dari wafat, kebangkitan kenaikan ke surga hingga turunnya roh kudus.

Baca juga:  Cleaning Service Temukan Jasad Bayi di Tempat Sampah Kawasan Industri Wijaya Kusuma

“Ini cara kami untuk mengundang kembali anak-anak muda untuk datang ke gereja, setelah dua tahun mereka tidak bertatap muka karena pandemi Covid-19. Bahkan yang tadinya malas untuk datang, kini bisa berkunjung lagi,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (26/5).

Lewat acara stand up comedy ini anak-anak diberikan pemahaman kembali tentang kisah Tuhan Yesus Kristus. Harapannya, mereka kembali menjadi lebih dekat dengan Tuhannya. Kegiatan dilakukan dengan sharing satu sama lain tentang kegiatan di rumah, kuliah, serta bekerja selama pandemi. “Kita kemas dengan hal yang berbeda. Harapannya agar anak-anak tidak jenuh serta betah untuk terus kembali ke gereja,”

Diketahui perayaan misa di Gereja Bongsari dilakukan tiga kali. Dua kali di gereja induk dan satu kali di gereja wilayah yakni di Panjangan. Jemaat yang datang membludak mencapai 1000 jemaat, padahal perkiraannya hanya 800 satu kali misa. Selain itu, saat perayaan ini juga bersamaan dengan piring kasih yang dilakukan setiap hari Kamis.

Baca juga:  Waktu Mepet, Pemain Belum Komplet

“Pembagian piring kasih ini kami lakukan setiap hari kamis di saat jam makan siang. Siapapun boleh mengambil. Ini sebagai bentuk bantuan yang bisa kami lakukan untuk masyarakat sekitar,” pungkasnya. (kap/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya