alexametrics

Cerita Warga Tambak Lorok yang Dikagetkan dengan Terjangan Banjir Rob

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang– Rob yang terjadi pada Senin (23/5/2022) di Kawasan Tambak Lorok, Tanjung Emas Semarang menyebabkan beberapa RW Tenggelam. Bahkan RW 13 yang baru ditinggikan jalannya sudah mulai tergenang.

Salah satu warga Gang Panggang RT 4 RW 13 Tanjung Mas, Bowo, 72, menjelaskan jalan Gang Panggang baru ditinggikan sekitar satu tahun yang lalu.

“Ini daerah paling tinggi di Kawasan Tanjung Emas, yang paling baru di RT 1 sekitar setengah tahun yang lalu dengan panjang 120 meter lebarnya 3 meter, ketinggiannya 90 meter. Itupun kemarin tergenang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diceritakan, rob berasal dari laut. Dari RW 16 tepatnya di bawah jembatan, kata dia, terus mengalir melewati jalan raya ini dan masuk ke gang. Warga lain, Nur Kholis, mengaku banjir rob kali ini merupakan banjir terparah. “Paling parah to mas, lha wong baru ditinggikan,” ujarnya.

Baca juga:  Partai Demokrat Gerakkan Kader Tekan Penyebaran Covid-19

Sementara itu, Anang, 39, salah satu warga RT 1 RW 15 menjelaskan, dampak banjir rob yang terjadi pada Senin (23/5/2022) mengakibatkan barang-barang elektroniknya, seperti televisi, kulkas, dan mesin cuci menjadi korslet. “Kemarin menjelang Maghrib hingga pukul 22.00 banjirnya selutut saya,” katanya sambil menjemur bantal, kasur, kursi busa di depan rumahnya tepatnya di Taman Tambaklorok.

Terpisah, Ketua RW 16 Tanjung Mas, Slamet Riyadi, mengungkapkan kerugian yang ditaksir dari banjir rob kali ini mencapai puluhan juta rupiah. “Karena kendaraan, seperti sepeda motor, mobil macet semua. Belum lagi barang-barang elektronik ada yang terbakar karena korslet, dan tempat tidur yang basah. Ini saya saya masih mengevakuasi peralatan rumah tangga saya,” ujarnya. (fgr/bas)

Baca juga:  Tak Taati Jam Operasional Malam Tahun Baru, Satpol PP: Akan Kami Bubarkan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya