alexametrics

Dibunuh Pacar setelah Disetubuhi

Korban dan Pelaku Kenal di Medsos

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Aparat Polda Jateng menangkap Riko, 17, warga Wadaslintang, Wonosobo. Remaja ini ditangkap terkait kasus pembunuhan sadis dengan korban FAW, gadis 14, warga Sruweng, Kebumen. Pelaku Riko diamankan tanpa perlawanan oleh anggota Subdit Jatanras Polda Jateng, Kamis (19/5) dini hari.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di sebuah ladang di Desa Kaliputih, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Sabtu (14/5) sekitar pukul 10.00 lalu. Mayat tersebut kali pertama ditemukan Sariman, warga Desa Sendang Dalem, Kecamatan Padureso, Kebumen.

Bermula saat Sariman mencari rumput, melihat orang tidak dikenal dalam posisi terlentang di lokasi. Temuan itu disampaikan kepada warga sekitar dan diteruskan ke Kepala Desa Kaliputih. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata korban sudah meninggal. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Polres Kebumen.

Baca juga:  Tiga Masjid Gelar Istighotsah dan Tahlil Bersama
Infografis

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, identitas korban terungkap. Termasuk pelakunya. Hingga pada Kamis (19/5) dini hari, pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti sepeda motor milik korban yang sempat dibawa pelaku.

“Motor korban disembunyikan di rumah pelaku, dalam kondisi sudah diubah dengan cara diprotoli bodinya. Sekarang barang bukti motor telah kita diamankan,” kata Kanit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng Kompol Ongkoseno Sukahar kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, korban dibunuh dengan cara dijerat menggunakan tali sweater. Korban juga sempat dipukuli dan ditendang hingga terjatuh.

Ketika dilakukan olah TKP, korban mengalami luka lebam di wajah, rahang patah, serta ada luka jerat tali di leher. Selain itu, celana panjang korban juga dalam keadaan terbuka dan melorot di atas dengkul. Diduga korban sempat disetubuhi oleh pelaku sebelum dihabisi nyawanya.

Baca juga:  Kedapatan Bawa Narkoba, Wanita Ini Mengaku Disuplai Sabu Oleh Pacarnya dari Balik Lapas

“Iya, sebelumnya ada persetubuhan antara korban dan pelaku. Setelah itu, dibunuh,” jelasnya.

Ia membeberkan, kasus pembunuhan itu diawali saat korban kali pertama bertemu pelaku di Alun-Alun Kebumen. Keduanya berkenalan lewat media sosial (medsos). Setelah saling kenal di medsos, keduanya janjian melalui WhatsApp, Selasa (12/5) sekitar pukul 03.00. Begitu bertemu di Alun-Alun Kebumen, pelaku bersama rekannya, termasuk korban, menuju Wadaslintang. Di sana mereka sempat menenggak minuman keras.

Setelah itu, keduanya bertemu lagi di tempat yang sama esok harinya, Jumat (13/5). Keduanya kembali menuju tempat yang sama. Sedangkan rekan pelaku memisahkan diri ke daerah Semawung. Nah, saat itulah terjadi pembunuhan.

Terkait motif pembunuhan ini, Ongkoseno menjelaskan, lantaran pelaku sakit hati dengan ucapan korban. “Menurut keterangan pelaku, selama berduaan itu, omongan korban sering kasar. Sering ngata-ngatain pelaku. Tapi gak spesifik (ucapannya). Pelaku sakit hati, kemudian membunuh korban,” bebernya.

Baca juga:  Kapolda Gandeng Organisasi Mahasiswa

Setelah kejadian, pelaku kabur mengendarai motor korban. Handphone milik korban juga diambil. Petugas sempat kesulitan mengungkap identitas korban. Di TKP hanya ditemukan pakaian jumper warna hitam bertuliskan BASTERCOLI. Juga celana panjang jins warna biru.

Sedangkan ciri – ciri korban rambut ikal pendek dan tinggi badan sekitar 155 sentimeter. Berkat kesigapan petugas, serta keterangan saksi dan barang bukti, akhirnya identitas korban terungkap, termasuk pelakunya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya