alexametrics

Siapkan Skenario One Way dari Bawen

Arus Balik Lebaran 2022 Mulai Jumat Hari Ini Pukul 14.00

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Arus balik di gerbang tol Kalikangkung Semarang menuju Jakarta terus meningkat. Namun antrean kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Semarang juga masih panjang. Antrean kendaraan pemudik yang melakukan tapping e-toll mencapai sepanjang 300 meter. Sejumlah petugas tampak berada di lokasi mengatur laju kendaraan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di gerbang tol Kalikangkung.

Infografis
Infografis

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs Firman Santyabudi saat melakukan pantauan kemarin mengatakan, sampai Rabu sore (4/5), arus balik dari arah timur terpantau semakin ramai. Masyarakat yang bergerak dari arah timur dapat dipastikan jumlahnya sangat signifikan. Rasio kenaikan volume kendaraan di gerbang tol utama mencapai 1,3 – 1,6 persen . Angka ini mengisyaratkan bahwa akan diberlakukannya sistem rekayasa lalu lintas kembali untuk memecah kemacetan yang diprediksi akan terjadi mulai 6 – 9 Mei 2022.

“Sesuai data yang kita dapat dari Jasa Marga, kita sebagai petugas di lapangan mengupayakan rasio volume ini harus di bawah angka satu untuk kelancaran arus balik lebaran. Sehingga tidak ada alternatif lain akan diberlakukan one way nasional mulai besok (Jumat hari ini, Red),” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang GT Kalikangkung, Kamis, (5/5).

Firman mengimbau, kepada seluruh petugas yang berjaga tetap sigap untuk buka tutup lajur sebagai bentuk antisipasi peningkatan arus balik lebaran. Karena perkembangannya sangat dinamis.

Ia juga meminta untuk mengerahkan petugas di pintu menjelang gerbang tol agar ketika diberlakukan one way, pemudik yang belum telanjur memasuki tol dapat memilih jalan arteri atau melalui jalur alternatif yang telah disediakan. Selain itu, masyarakat yang sudah berada di jalan tol diimbau untuk tidak berpindah-pindah lajur ketika diberlakukan one way.

Baca juga:  Satpol PP Sidak Kos Mesum, Sita 18 Kartu Identitas

“Agar tidak terlalu repot tulis rambu sedang diperlakukan one way. Hal ini juga sebagai peringatan ke pemudik agar tidak terjebak di tengah one way arus balik. Selain itu, pengalaman kemarin masyarakat ada yang inisiatif membuka traffic cone. Ini berbahaya. Selain menimbulkan kemacetan, bisa terjadi kecelakaan akibat hal ini.” katanya.

Ia menambahkan, jalur dari timur menuju barat semuanya sama. Tidak ada yang kosong, semuanya terisi walaupun masih lancar. Kurang lebih ada peningkatan sekitar 8.000 hingga 10.000 kendaraan yang akan diprediksi masuk ke gerbang tol utama.

“Kita tidak menutup kemungkinan akan memberlakukan one way lokal dan nasional secara pararel. Karena melihat animo masyarakat. Tidak hanya akan dimulai dari Kalikangkung, tetapi bisa kita tarik dari gerbang tol Banyumanik maupun Bawen,” bebernya.

Terpisah, Dinas Perhubungan Jateng mendapati kepadatan kendaraan di gerbang tol Kalikangkung pada arus balik lebaran 2022. Meski begitu, Dishub bekerja sama dengan Polda Jateng membuat beberapa skenario untuk mengantisipasi kemacetan. Tercatat pada Kamis (5/5) pukul 12.00 sebanyak 20.526 kendaraan masuk gerbang tol arah Jakarta. Sedangkan pada gardu keluar arah Semarang tercatat 11.871 kendaraan saja. Jumlah ini berkali lipat lebih banyak dibanding hari sebelumnya.

“Pukul 09.00 pagi tadi sudah 13.000 kendaraan yang masuk, mungkin nanti bisa sampai 30.000, ini akan terus bertambah sampai Jumat besok (hari ini),” ujar Kepala Dishub Jateng Henggar Budi A. kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Normalisasi Sungai Beringin Akhirnya Ada Titik Terang

Kemarin, pihaknya menyusur tol Kalikangkung ke Weleri hingga Batang. Lalu mengecek rest area, termasuk rest area 389 di Pegandon. Selama jelang lebaran, pihaknya mencatat 1.062.000 kendaraan yang masuk Jateng pada arus mudik melalui jalur tol. Sedangkan dari 4 titik jalan nasional di Jateng sebanyak 334.000 kendaraan.

Dengan data tersebut, Hanggar terus memantau jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jateng setiap hari setelah lebaran. Dengan begitu, pihaknya dapat memprediksi potensi kemacetan di hari-hari mendatang. “Ini juga kami siapkan skenario one way mulai Jumat besok (hari ini),” imbuhnya.

One way akan berlaku mulai pukul 14.00. Namun sterilisasi kendaraan dari arah timur atau arah Semarang akan dilakukan sejak pukul 12.00. Dengan begitu arus balik ke Jakarta dapat berjalan tanpa kemacetan.

Dijelaskan, skenario pertama, kendaraan akan ditarik mulai gerbang tol Banyumanik. Bila dilihat menimbulkan kemacetan, maka skenario penarikan dapat dilakukan dari tol Bawen hingga Kalikangkung. Namun hal ini sangat situasional mengikuti perkembangan kondisi lalu lintas.

Pihaknya akan bertanggung jawab mengendalikan kelancaran lalu lintas di jalan nasional pada arus balik mendatang. Lalu Polda Jateng turun langsung menertibkan lalu lintas arus tol di sejumlah titik di Jateng.

Lebih lanjut dikatakan, tren dari data arus lalu lintas harian jelang lebaran di gerbang tol Kalikangkung pada lebaran 2022 ini menunjukkan lebih tinggi dibandingkan lebaran 2019 lalu pada mudik lebaran sebelum pandemi Covid-19.

Sementara itu, kepadatan juga terjadi di rest area KM 424B Bendan Duwur, Gajahmungkur, Semarang. Sejumlah kendaraan memadati parkiran rest area. Peningkatan animo masyarakat yang mudik di tahun ini cukup tinggi. Sekitar pukul 09.00 kemarin, tampak ratusan mobil keluar masuk rest area. Kendaraan pemudik didominasi berpelat nomor B, D, E F, N dan BE, dan ada sejumlah kendaraan dari area Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan koran ini, beberapa pemudik tampak sedang sarapan dan beristirahat di kios-kios yang ada. Nampak juga antrean mobil pemudik yang akan memasuki rest area. Sempat terjadi kemacetan dikarenakan lahan parkir yang penuh.

Baca juga:  300 UMKM Ramaikan Bazar Tematik Pedurungan Lor

Sahrudin, 54, salah satu pemudik mengatakan, melakukan perjalanan arus balik dari Ngawi menuju Jakarta. Kira-kira ia membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk sampai ke kota tujuan. Ia menambahkan, perjalanan mudik kali ini tidak terkena macet. Hanya tersendat ketika memasuk tol Bandung saat mudik. Ia berangkat dengan mobil pribadi bersama istri dan kedua anaknya.

“Dari Ngawi sekitar pukul 06.30. Sampai di rest area ini sekitar pukul 09.00. Alhamdulillah, saya tidak kena macet ketika berangkat maupun pulang,” jelasnya.

Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) rest area KM 424B Iptu Irwan Santoso mengatakan, kondisi di rest area tampak ramai. Pemudik yang memasuki rest area KM 424B rata-rata berasal dari Garut, Bandung, Bogor, dan Jakarta.

Ia mengingatkan kepada para pemudik agar selalu berhati-hati ketika berkendara maupun saat beristirahat di rest area. Karena tindak kriminal bisa sewaktu-waktu terjadi. Selain itu, fokus dengan keluarga dan barang bawaan menjadi penting agar ketika selesai beristirahat dari rest area tidak ada yang tertinggal.

“Intinya tetap berhati-hati. Selalu fokus dan waspada agar ketika berangkat utuh, pulang pun juga utuh,” pesannya. (cr6/taf/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya