alexametrics

Lebaran Hari Ketiga, Tembus Sejuta Wisatawan

Kota Semarang yang Tertinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pada hari ketiga Lebaran 2022, jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara yang datang ke Jawa Tengah menembus 1.096.378 orang. Hal ini lantaran adanya pelonggaran mudik lebaran 2022 setelah dua tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

Kasie Pengembangan Pasar Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Tanti Apriani mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan terpadu secara daring. Ia mencatat Semarang menduduki posisi pertama dengan minat wisatawan terbanyak di Jateng pada angka 178.629 pengunjung pada 4 Mei lalu. Kemudian Banyumas menyusul pada urutan kedua dengan 116.416 pengunjung. Diikuti Kabupaten Magelang sebanyak 100.430 orang. Menurutnya, kecendurungan masyarakat saat ini mendatangi wisata alam atau hiburan di ruang terbuka. Seperti gunung, pantai, maupun desa wisata.

Baca juga:  Taman Ajisaka Ronggolawe Tak Terawat, Ornamen Aksara Jawa Hilang

“Tanggal 2 Mei kami sudah mencatat 274.079 wisatawan masuk Jateng, 3 Mei 676.349 orang. Perkiraan setelah tembus sejuta masih akan bertambah sampai akhir pekan besok,” ujar Tanti kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Biasanya desninasi utama yang disasar wisatawan ke Kota Semarang yakni Kelenteng Sam Poo Kong, Museum Lawang Sewu, dan Kota Lama. Lalu di Banyumas terdapat Batu Raden dan potensi alam lainnya. Sedangkan Magelang memiliki Candi Borobudur dan kawasan pegunungan yang asri.

Selain nuansa outdoor yang menyegarkan, para wisatawan dapat berswafoto dengan tema alam yang semakin digandrungi sepanjang pandemi. Para pengelola wisata dengan dinas di kabupaten atau kota diminta memanfaatkan momen syawalan mendatang di daerah untuk menyerap wisatawan lokal.

Baca juga:  Kunjungan Wisata Didominasi Keluarga

Pihaknya mencatat Kota Lama menjadi DTW (daerah tujuan wisata) tertinggi dengan jumlah pengunjung 80.467 orang. Kedua Candi Borobudur dengan 64.324 orang, dan Candi Prambanan 42.934 wisatawan pada 4 Mei lalu.

Dikatakan, lonjakan jumlah wisatawan juga didukung libur panjang yang tak hanya digunakan untuk menghabiskan lebaran bersama keluarga. Namun sekaligus menjadi momen reuni bagi banyak kalangan dan komunitas.

“Libur panjang lebaran ini pas sekali momennya bagi warga perantauan yang pulang ke Jateng untuk kumpul sekaligus reunian,” tandas Tanti. (taf/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya