alexametrics

Salat Id Kembali Digelar di Balai Kota Semarang setelah Dua Tahun Vakum karena Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dua tahun Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Kota Semarang membuatnya berbagai kebijakan dibatasi termasuk keagamaan.

Turunnya angka Covid-19 pada tahun ini, pun membuat kebijakan dilonggarkan salah satunya boleh mudik dan menggelar Salat Id.

Salah satu tempat yang menyelenggarakan Salat Id yakni Balai Kota Semarang, Senin (2/5/2022) pagi. Mantan Ketua PWNU Jawa Tengah Muhammad Adnan didapuk menjadi Khotib dalam Salad Id.

Antusiasme warga untuk ikut Salat Id bisa dibilang sangat tinggi, sebagian dari mereka ingin bertemu langsung dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk bersilaturahmi. Selain itu jajaran Forkompinda pun juga turut hadir, misalnya Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana dan sejumlah kepala OPD.

Baca juga:  World Cleanup Day, Bersihkan Pantai dan Tanam Ribuan Mangrove

“Sengaja pengen Salat di Balai Kota, agar bisa silaturahmi dan kalau bisa foto bareng sama Pak Wali Kota,” kata Ellya warga Ngaliyan, Senin (2/5)

Sementara itu, Muhammad Adnan dalam khotbahnya menekankan tentang toleransi sesama umat beragama. Termasuk meningkatkan hubungan dengan tetangga sebagai modal silaturahmi untuk menjaga kebhinekaan kita.

“Selama dua tahun kita tidak mendapat kesempatan untuk mengikuti Salat Id berjamaah. Kita diingatkan untuk bersabar dan bersyukur. Tanpa sabar dan syukur, kita tidak akan memperoleh apa-apa, selain kecemasan, penyesalan, stres, hingga depresi,” katanya.

Dalam perayaan Idul Fitri ini, ia mengajak umat muslim bersyukur karena telah diberi kekuatan untuk menuntaskan bulan puasa.

Usai salat, Wali Kota Hendrar Prihadi berkesempatan bersilaturahmi dengan warga Kota Semarang yang hadir di halaman Balai Kota Semarang, mereka nampak antri untuk bersalaman dengan orang nomor satu di Kota Semarang itu.

Baca juga:  Bilqis Prasista Dikenalkan Raket oleh Sang Kakek, Gaya Bermain Mirip Ayahnya

“Mohon maaf lahir batin ya,” ujar Hendi kepada warga yang mengalaminya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersilaturahmi dengan warganya usai Salat Id di Halaman Balai Kota Semarang. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mewakili Pemerintah Kota Semarang, mengucapkan selamat Idul Fitri 1443 Hijriah, kepada masyarakat yang merayakan. Hendi begitu ia disapa juga meminta maaf jika dalam setahun ini, ketika ia mengelola pandemi Covid ada kebijakan yang membuat masyarakat tidak nyaman.

“Saya mewakili Pemkot Semarang, mengucapkan selamat Idul Fitri 1443 Hijriah, minal aidzin wal faidizin mohon maaf lahir batin, jika setahun ini ada kebijakan selama Pandemi Covid-19, membuat masyarakat tidak nyaman,” katanya usai melaksanan Salat Id.

Pada tahun ini, lanjut Hendi kebijakan pemerintah terkait pandemi mulai melonggar, salah satunya adalah sudah boleh mudik dan menggelar Salat Id bersama-sama, salah satunya di Halaman Balai Kota Semarang.

Baca juga:  Dorong UMKM Go Global dan Go Digital

“Masyarakat sangat antusias, pelaksanaan Salad Id pun digelar dibeberapa titik untuk memecah kerumunan, sebagai upaya penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia berharap, Idul Fitri tahun ini berjalan lancar dan aman, warga Kota Semarang maupun pemudik bisa menjalani ibadah dan menikmati libur Idul Fitri secara aman dan nyaman.

Alhamdulilah semua berjalan baik dan lancar, saya berharap warga ataupun pemudik bisa menikmati Idul Fitri secara nyaman dan aman,” pungkas Hendi. (den/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya