alexametrics

Genjot Pajak Restoran, Pasang 600 E-Tax

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sebanyak 600 unit alat monitoring pajak elektronik atau E-Tax dipasang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang. Rinciannya, 500 unit saat ini sudah terpasang, dan akan ada 100 unit lainnya akan dipasang pada tahun ini.

Kepala Bapenda Kota Semarang Indriyasari menjelaskan, jika pemasangan E-Tax ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemasukan pajak tempat usaha di Kota Semarang sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Restoran, kata wanita yang akrab disapa Iin ini, memungut pajak dari masyarakat yang seharusnya disetorkan ke pemerintah.

“Sebenarnya masyarakat menitipkan pajak yang dibayarkan ke restoran, karena setiap masyarakat yang makan di restoran atau rumah makan dikenakan pajak. Kami tidak mengambil atau meminta bagian dari pengusaha, kami hanya mengambil titipan dari masyarakat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (29/4).

Baca juga:  Pandemi, Wajib Pajak Restoran Bertambah

Sebagai upaya pengoptimalan dalam penginputan data setiap transaksi ke dalam alat E-Tax, Bapenda dibantu oleh mitra pajak. Tugasnya adalah mengawasi alat bantu elektronik pajak yang sudah terpasang agar digunakan oleh pelaku usaha.

“Nanti akan dilihat oleh petugas, apakah alat kami digunakan atau tidak? Dan memastikan apakah nota transaksi itu masuk ke dalam alat tersebut,” tuturnya.

Iin menyebut, capaian pajak dari hotel dan restoran memiliki potensi yang besar di tahun ini. Nantinya diprediksi akan ada peningkatan 2-3 persen dibandingkan tahun lalu. Selain itu, pihaknya akan melakukan sosialiasi kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk sadar membayar pajak.

“Karena pajak digunakan untuk pembangunan Kota Semarang agar makin maju, tentunya butuh dari sisi pendapatan pajak yang dibayarkan masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Dalam PN Gratis, Luar PN Ilegal

Sekretaris Bapenda Kota Semarang Saryono menambahkan, target pendapatan pajak daerah Kota Semarang pada 2022 ini dinaikkan menjadi Rp 2,2 triliun.

“Target pajak daerah 2022 ini naik sebesar 50 persen dari realisasi pajak 2021. Realisasi capaian target tahun lalu, Rp 1,4 triliun. Dan target pajak daerah tahun ini sekitar Rp 2,2 triliun,” jelasnya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya