alexametrics

Serasa Camping, Pemudik Bisa Istirahat di Tenda Dome Posko Mudik Gombel

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Posko mudik dengan tema unik menjadi alternatif para pemudik untuk beristirahat. Salah satunya posko mudik di rest area Gombel, Semarang ini.  Posko di Jalan Setiabudi ini menggunakan  tenda dome hingga membuat para pemudik yang beristirahat serasa berkemah.

Dodi Ariyanto, penanggungjawab posko rest area Gombel mengatakan, dipilihnya tema menggunakan tenda dome karena aliansi komunitas yang memprakarsai posko mudik ini memiliki background sebagai pecinta alam. Mereka memanfaatkan lahan parkir sebuah hotel sebagai posko dengan menyediakan 15 tenda yang siap digunakan para pemudik beristirahat. “Sebagian besar relawan di sini berasal dari pecinta alam. Sehingga kita ingin membuat posko mudik yang berbeda sesuai dengan kecintaan kita. Karena itu, dipilih posko menggunakan tenda,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (28/4).

Baca juga:  Ngeyel Rayakan Tahun Baru, Tempat Hiburan akan Disegel

Berbagai komunitas tergabung dalam relawan posko ini. Di antaranya, komuniatas Semarangker, komunitas pecinta alam, dan komunitas Orang Indonesia (Oi). Posko yang digagas sejak 2016 ini menawarkan berbagai macam fasilitas. Selain tenda dome untuk rehat para pemudik, ada juga bengkel, puskesmas, layanan komunikasi, dapur umum, kamar mandi, dan musala.  “Kita di sini juga menyediakan bengkel gratis. Ini untuk mengantisipasi motor pemudik yang sering kali bermasalah selama perjalanan menuju kampung halaman,” ujarnya

Mbah Rimba –sapaan akrabnya mengatakan, jam ramai pemudik mengunjungi posko kemah ini menjelang maghrib hingga malam hari. Pemudik didominasi dari Jakarta, Cilacap dan kota-kota di Jawa Barat, dengan tujuan mudik ke Solo, Boyolali, dan Jogja. Posko yang dibuka resmi sejak 26 April lalu ini beroperasi 24 jam nonstop. Petugas dibagi tiga sif. Setiap sif dijaga 14 orang relawan.

Baca juga:  Semarang PPKM Level 1, Aktivitas Warga Kembali Normal

Salah satu relawan Fariq mengatakan, mayoritas pemudik memberikan kesan positif. Saat beristirahat di posko tenda, mereka terlihat asyik. Ngobrol dan bercanda melepas penat dengan anak-anak komunitas. “Di hari-hari tertentu ada live music. Pemudik bisa bersantai dan seru-seruan,” ucapnya.

Biasanya, lanjut dia, durasi pemudik singgah ke posko ini bervariasi. Ada yang hanya hitungan menit, jam, bahkan ada yang sampai menginap. (cr6/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya