alexametrics

Ngeyel Buka selama Lebaran, Tempat Hiburan Bakal Disegel

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangTempat hiburan karaoke, spa, pub, biliar, dan klub malam diwajibkan tutup selama lebaran oleh Pemerintah Kota Semarang. Satpol PP Kota Semarang siap memberikan sanksi tegas jika melakukan pelanggaran atau ngeyel tetap beroperasi.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menjelaskan, jika penutupan ini merupakan kebijakan pemkot melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang. Pihaknya mengaku akan melakukan pengawasan dan siap memberikan sanksi jika ada pelaku usaha yang melakukan pelanggaran.

“Jika pelaku usaha hiburan melanggar akan diberi sanksi berupa penyegelan dan penutupan sementara. Nanti akan kita segel menggunakan police line,” katanya, Kamis (28/4).

Selama libur lebaran, lanjut Fajar, pihaknya telah menyusun regu piket petugas untuk melalakukan pengawasan. Misalnya, untuk mengawasi tempat hiburan, pengemis, gelandangan ataupun orang telantar juga pasar tumpah yang bisa menimbulkan kemacetan. “Tetap kita awasi seperti biasa, nanti kalau ada PGOT yang mangkal misalnya manusia silver bisa kita bawa atau amankan,” tuturnya.

Baca juga:  Amankan Tiga Cucak Hijau dan Satu Kacer

Paguyuban Entertaniment Kota Semarang (Pager Semarang) menyambut baik aturan yang diberlakukan Pemkot Semarang saat libur lebaran tahun ini. Salah satunya wajib menutup tempat usaha mulai Minggu (1/5) sampai Selasa (3/5). “Seluruh tempat hiburan diwajibkan tutup dan libur selama libur lebaran 2022 tiga hari,” tutur Ketua Pager Semar Negro Sefni.

Menurutnya, kebijakan ini sangat akomodatif bagi para pengusaha tempat hiburan. Sebelumnya, aturan penutupan diketahui selama enam hari. Adanya aturan baru ini pun membuat pelaku usaha seakan mendapatkan angin segar. “Kami mendukung pemberian sanksi terhadap tempat hiburan yang nekat melanggar aturan jam operasional,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya