alexametrics

Macet, Cikampek-Kalikangkung 12 Jam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Mudik lebaran tanpa macet rasanya kurang seru. Termasuk para pemudik yang pulang kampung lewat jalan tol. Mereka juga terjebak kemacetan panjang.

Bahkan, pemudik harus menempuh waktu 12 jam untuk perjalanan dari Cikampek sampai gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Kamis (28/4). Padahal waktu normalnya sekitar 7-8 jam.

“Saya berangkat dari Bekasi pukul 06.00. Perjalanan macet dari KM 140 sampai KM 160. Sampai Cirebon pukul 13.00, ini baru sampai Semarang pukul 18.00. Tadi sempat berhenti di rest area sekali,” ujar Arif kepada Jawa Pos Radar Semarang di Gerbang Tol Kalikangkung.

Arif sendiri dalam perjalanan mudik ke kampung halamannya di Sragen. Diakuinya, perjalanan kali ini sangat melelahkan. “Sangat capek, jalanan padat. Tapi masuk Jateng relatif lancar, ” katanya.

Pemudik lain, Agus, warga Rangkasbitung, Lebak, Banten, juga sempat terjebak kemacetan panjang di Cikampek. Namun setelah memasuki Jateng, jalan tol lancar.  “Berangkat subuh. Tadi sempat keluar jalan tol, lalu masuk lagi di daerah Batang. Saya istirahat satu kali,” kata pemudik tujuan Solo ini.

Baca juga:  Dharma Boutique Roastery, Rumah Kopi Tertua di Semarang Segera Direstorasi

Gerbang tol Kalikangkung sekitar pukul 15.00 kemarin diberlakukan one way. Pemberlakuan one way ini sesuai instruksi dari pusat, mulai KM 41 Cikampek sampai KM 451 gerbang Tol Kalikangkung. Praktis, jalan tol dari Semarang ke arah Jakarta kemarin kosong.

“Untuk one way hari ini (kemarin), sesuai jadwal dimulai pukul 17.00 dari arah Cikampek. Tapi, pukul 15.00, kendaraan dari Semarang ke arah Batang, sampai Jakarta sudah kami stop,” ungkap Direktur Utama Jasa Marga Semarang Batang, Prajudi.

Dikatakan, tidak ada kendala dalam menghadapi arus mudik lebaran yang melintasi wilayahnya, maupun masuk gerbang tol Kalikangkung. “Kita siapkan, 21 gate di Kalikangkung,” ujarnya.

Prajudi mengakui, jumlah kendaraan pemudik yang masuk gerbang tol Kalikangkung sudah mencapai ratusan ribu kendaraan. Sejak pukul 06.00 sampai 18.00 kemarin (28/4), mencapai 21.591 kendaraan dari arah barat masuk ke gerbang tol Kalikangkung. “Sampai saat ini, kalau jumlahnya mencapai 135 ribu kendaraan, sejak Senin sampai kemarin (Rabu, 27/4)) dari arah barat ke timur,” katanya.

Baca juga:  Kenakan Almamater dengan Face Tracking Animation

Sementara itu, mobil Toyota Rush nopol R 8497 UB mengalami kecelakaan tunggal. Mobil pemudik dari Jepara ke Cilacap itu terjebur di sungai depan SPBU Kaligawe.  Mobil dikemudikan Dadang Santoso, warga Ciporos, Kecamatan Karang Pucung, Cilacap. Saat kejadian, mobil melaju dari arah Sayung, Demak menuju Semarang Kota.

“Diduga pengemudi kurang hati-hati saat menghindari kendaraan tak dikenal. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tiga penumpangnya selamat ” ujar Kapolsek Genuk Kompol Subroto.

Pada bagian lain, puncak mudik gratis menuju Kota Semarang diprediksi akan terjadi pada Jumat (29/4) hari ini. Sebab, ribuan pemudik dari Jakarta baru berangkat Kamis (27/4) dini hari dan pagi kemarin.

Kepala Terminal Tipe A Mangkang Reno A. Pribadi menjelaskan, ada beberapa rombongan pemudik gratis yang disediakan pemerintah maupun pihak swasta dari Jakarta dan sekitarnya. “Angkutan mudik gratis sudah ada beberapa yang masuk (Terminal Mangkang). Misalnya, dari Jasa Raharja masuk 10 bus. Lalu ada truk yang mengangkut motor pemudik dari Kemenhub,” katanya.

Baca juga:  Pulangkan Warga Jateng di Wamena

Reno menjelaskan, jika pihaknya memprediksi akan ada kenaikan kedatangan bus dan penumpang di Terminal Mangkang, Jumat (29/4) pagi dan siang hari. Rombongan mudik gratis ini sempat terjebak kemacetan di tol Pejagan, sehingga diprediksi akan ada keterlambatan kedatangan. “Akan ada 30 bus masuk Terminal Mangkang. Besok (hari ini, Red) akan menjadi puncak mudik gratis di Terminal Mangkang,” jelasnya. (den/mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya