alexametrics

Rem Blong, Tronton Hajar Lima Mobil dan Satu Motor di Jalur Maut Banyumanik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo, Banyumanik, Semarang, Rabu (27/4) sekitar pukul 00.15. Truk tronton bermuatan tabung elpiji kosong diduga mengalami rem blong hingga menabrak lima mobil dan seorang pengendara motor.

Akibatnya, Kusdilan, 45, warga Purwakarta, Jawa Barat, pengemudi truk jenis Hino Tractor Head bernopol L-8790-UE itu, tewas di lokasi kejadian. Selain itu, kecelakaan di ‘jalur tengkorak’ tersebut juga menewaskan pengemudi mobil Daihatsu Ayla warna putih nopol H-8921-RW, Imam Subekti Raharjo, warga Taman Sri Rejeki Selatan Kalibanteng Kidul, Semarang Barat.

Kecelakaan maut itu juga melibatkan mobil Daihatsu Espass pikap nopol E-8539-VG yang dikemudikan Armawanto, warga Desa Jetis, Bakung, Jogonalan, Kabupaten Klaten; mobil Toyota Calya warna abu-abu nopol B-2522-TZQ yang dikemudikan Winarto, warga Purwosari, Baturaden, Kabupaten Banyumas; mobil Suzuki boks nopol  H-1768-OY dikemudikan Thomas Kusuma, warga Perumahan Bougenville, Banyumanik, dan mobil Lexus RX300 warna abu-abu nopol B-1628-IC yang dikemudikan Warna B Dikro, warga Jalan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara seorang pengendara motor yang terlibat kecelakaan mengendarai Honda CBR warna hitam nopol H-5971-OA, yakni Aldrian Nusa Reviano, warga Desa Brambang, Gunungan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Akibat kejadian ini, sopir truk tronton Kusdilan dan sopir Daihatsu Ayla Imam Subekti Raharjo tewas di lokasi kejadian.

Baca juga:  Tak Sesuai Target, Puskesmas Bugangan Mangkrak

Korban Kusdilah mengalami luka berat pada kepala dan badan. Sedangkan Imam Subekti mengalami luka pada bagian kepala. Nyawanya tidak terselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit RS Hermina Banyumanik.

“Yang meninggal dua orang. Satu pengemudi truk, terjepit kabin. Satunya pengemudi mobil pribadi,” ujar Hambali, salah satu saksi saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian, Rabu (27/4).

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang AKP Adjie Setiawan menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tronton tersebut melaju dari arah Ungaran menuju Banyumanik. Tiba-tiba truk melaju tanpa kendali ketika melintas di jalan menurun depan Makodam IV/Diponegoro. Diduga rem truk bermuatan tabung elpiji kosong itu mengalami blong.

Hingga akhirnya truk menabrak lima mobil dan satu sepeda motor yang melaju ada di depannya. “Informasi dari salah satu pengemudi kendaraan yang ditabrak, mengetahui dari atas truk sudah tidak terkendali. Setelah melewati traffic light depan Terminal Banyumanik, truk menabrak mobil pikap,” jelasnya.

Baca juga:  Hentikan Konsumsi Daging Anjing

Setelah itu, truk oleng hingga menabrak mobil Ayla di sebelah kiri, di depan RS Hermina. Selain itu, juga menyambar pengendara motor dan mobil boks yang melaju di depan mobil Ayla. “Mobil boks terdorong ke depan hingga menabrak tembok rumah warga, samping halte. Temboknya sampai roboh,” bebernya.

Truk nahas tersebut belum berhenti. Truk baru berhenti setelah terguling. Nahasnya, saat terguling itu, bagian depan truk membentur mobil Toyota Calya yang melaju dari arah yang sama di sisi kanan. “Pengemudi mobil Ayla meninggal. Sedangkan mobil Calya yang terkena benturan sampai terpental melompati median jalan,” jelasnya.

Tak hanya itu, mobil mewah Lexus yang melaju searah di depan mobil Calya ikut dihantam kepala truk hingga ringsek. Truk baru berhenti dengan bodi depan jatuh di lajur berlawanan, samping median jalan. “Diduga pengemudi truk tidak dapat menguasai laju kendaraan, sehingga terjadi laka dengan kendaraan yang melaju searah di depanya,” katanya.

Baca juga:  Disdag Semarang Bakal Tindak Tegas Pedagang yang Ketahuan Jual Beli Lapak Pasar Tradisional

Selain dua korban tewas, sedikitnya enam orang mengalami luka-luka. Masing-masing pengemudi mobil pikap, mengalami luka pada bagian kaki dan dirawat di RS Hermina Banyumanik. Selain itu, pengendara Honda CBR, mengalami luka pada bagian lutut kaki kiri dirawat di RS KRMT Wongsonegoro, Kota Semarang.

Korban lainnya, Slamet Riyadi, warga Dalangan, Desa Barongan, Kabupaten Kudus. Korban mengalami luka di bagian kaki; Angga Karisma Putra, warga Jalan Leuser, Kecamatan Candisari, mengalami luka di bagian kepala; Yuliawati, luka pada bagian paha kanan, dan Selena, 30, luka pada bagian wajah tergores. Empat korban ini adalah penumpang mobil Cayla. Mereka dilarikan ke rumah sakit Hermina Banyumanik.

Kejadian ini mengakibatkan arus lalulintas mengalami kemacetan. Sekitar pukul 06.00 pagi kemarin, bangkai truk tronton masih dilakukan proses evakuasi. Arus lalulintas dari arah Ungaran menuju Semarang mengalami ketersendatan lantaran bagian bodi belakang truk menutup separo jalan. Begitu juga dari arah sebaliknya, juga tersendat. Karena kepala truk memakan separo jalan dengan lebar kurang lebih 10 meter tersebut. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya