alexametrics

470 Pemudik dan 323 Sepeda Motor Diangkut KM Dobonsolo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 470 pemudik dan 323 sepeda motor diangkut KM Dobonsolo dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Kapal tersebut berhenti di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dan melanjutkan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sebanyak 413 pemudik dan 197 sepeda motor turun di Tanjung Emas, Rabu (27/4).

Salah satu penumpang Laila Fauziah, 21, merasa senang karena sudah dua tahun tidak mudik karena pandemi. “Alhamdulillah, sekarang bisa mudik gratis, makanan gratis, dan nyaman,” kata mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah ini.

Dikatakan, kapal berangkat dari Tanjung Priok Selasa (26/4) pukul 13.00. Laila mudik bersama keluarganya. Ia membawa sepeda motor yang dinaikkan di kapal tersebut. “Saya bawa tiga motor mau ke Demak,” akunya.

Baca juga:  Sederhana, Namun Penuh Makna

Pemudik lain, Marsudi, 32, mengaku, sudah empat tahun tidak mudik ke Ngawi, Jatim. “Seneng banget, saya mudik ke Ngawi  sama istri dan anak. Saya bawa satu sepeda motor,” katanya.

Kabid Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjung Emas Tri Jotho menjelaskan, mudik gratis dengan kapal laut tahun ini diadakan dua kali, yakni arus mudik menjelang lebaran, dan arus balik pada 9 Mei 2022 dengan kapal yang sama. “Perjalanan kurang lebih 12 jam dari Surabaya, dan 14 jam dari Jakarta,” jelasnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Mudik Gratis dari Pelni Pusat Akhmad Sadikin menjelaskan, fasilitas mudik gratis tidak berbeda dengan penumpang biasa. “Dua tahun vakum, ini trayek pertama,” katanya.

Baca juga:  Adu Banteng dengan Brio, Pemotor Tewas

Pihaknya menyiapkan dua kapal untuk mudik gratis, yakni KM Dobonsolo dan KM Cermai. “Ini yang pertama. Yang kedua berangkat 29 April, sampai sini (Tanjung Emas) 30 April,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, siap membuka posko Portabel jika jumlah pemudik mengalami peningkatan. Sebelumnya Dishub telah  mendirikan lima posko pengamanan arus mudik dan arus balik selama masa angkutan Lebaran.

Kelima posko tersebut adalah Posko Simpang Lima, Posko Pandanaran depan gedung DKK Semarang, Posko Terminal Cangkiran, Posko Terboyo dan Posko Terminal Gunung Pati. Posko ini beroperasi 24 jam memantau kepadatan arus lalu lintas di dalam kota maupun di perbatasan Kota Semarang selama libur Lebaran 2022.

Baca juga:  Tiga Ton Minyak Goreng Ditimbun di Gudang PT Pelita Hati Weleri

“Posko efektif kita ada lima, tapi tidak menutup kemungkinan kami akan membuat posko yang sifatnya portabel, dalam arti kita melihat kebutuhan,” kata Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto, Rabu (27/4). (fgr/den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya