alexametrics

Mulai Dibanjiri Pemudik, Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah Enam Extra Flight

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangSelain jalur darat, arus mudik lebaran juga mulai terlihat di moda transportasi udara dan laut. Di Bandara  Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, jumlah penumpang meningkat signifikan. Pihak bandara juga mulai membuka posko terpadu angkutan udara Lebaran 2022 sejak Senin (25/4) lalu hingga 10 Mei mendatang.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto  menjelaskan, terdapat kenaikan pergerakan penumpang berangkat pada Sabtu (23/4) dan Minggu (24/4) dengan rata-rata 1.700  sampai dengan 2.000 penumpang per hari jika dibandingkan dengan rata-rata harian sebelum memasuki libur lebaran 2022.

“Pada hari biasa, jumlah penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang,rata-rata 1.500 orang. Jadi, ada kenaikan penumpang 200 hingga 500 penumpang pesawat,” ujar Hardi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (25/4).

Dikatakan, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 29 April 2022 atau H-2 lebaran. Sedangkan untuk puncak arus balik, diperkirakan akan terjadi pada 8 Mei 2022 atau H+5 lebaran.

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang pada masa libur lebaran sejak tanggal 20 April hingga 20 Mei, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani telah menyediakan extra flight.

Ada enam rute penerbangan yang sudah melayani extra flight, yaitu Lion Air rute SRG-BDJ dan BDJ-SRG, BPN-SRG dan SRG-BPN, serta Batik Air rute  CGK-SRG dan SRG-CGK,” bebernya.

Baca juga:  Bergerak Bersama menuju Semarang Semakin Hebat

Ia menjelaskan, posko terpadu didirikan untuk  mengantisipasi lonjakan penumpang. Manajamen bandara, kata dia, juga  memperpanjang durasi jam operasional dari pukul 07.00 hingga 19.00. Selain itu, lajut dia,  demi kelancaran masa angkutan lebaran 2022, sebanyak 33 petugas gabungan akan berjaga di Bandara Ahmad Yani. Petugas gabungan ini terdiri atas personel TNI, Polri, dan petugas keamanan dari internal Bandara Ahmad Yani.

“Petugas juga bertanggung jawab dalam hal pelaporan data pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo setiap hari. Selain itu, tugas lainnya bertanggung jawab untuk melaksanakan pengamanan di area bandara, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada pelaku perjalanan udara,”katanya.

Sementara itu, Polsek KP3 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menyiagakan ratusan personel untuk pengamanan kedatangan pemudik kapal laut di Pelabuhan Tanjung Emas. Langkah ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan, termasuk modus gendam atau hipnotis.

Baca juga:  Proyek Jembatan Kretek Wesi Sampangan Telan Anggaran Rp 20 M

“Dari polsek sendiri ada 40 personel. Ditambah 20 personel bantuan Polrestabes Semarang, dan 20 personel Sabhara Polda Jateng yang bergerak mengamankan mulai dari pintu masuk sampai naik turun penumpang ke kapal akan kita amankan semua,” ungkap Kapolsek KP3 Kompol Firdaus Yudhatama kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (25/4).

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, pelaku ini melancarkan aksi dengan sasaran di tempat transportasi dan fasilitas umum lainnya. Seperti pelabuhan dan terminal bus. Antisipasi ini, pihaknya telah menempatkan anggotanya di berbagai tempat.

“Di pos-pos anggota stanby semua. Tentunya para intel juga ikut kita libatkan untuk meningkatkan pengawasan di dalam kapal. Jangan sampai lengah, pelakunya harus ditindak,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian bersama Lanal, Dinas Kesehatan, Polair, KSOP, dan Pelindo, sudah menyiapkan pos terpadu yang dijaga 100 personel gabungan. Pihaknya harus memastikan arus mudik di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas berjalan kondusif dan terkendali.

Baca juga:  Sepekan Mengungsi, Warga Trimulyo Mulai Kembali ke Rumah

“Personel bergerak sejak Kamis sampai nanti 9 Mei. Kita bersama tim gabungan Polair dan unsur TNI akan menyisir setiap lokasi yang rawan tindak kejahatan,” katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran untuk selalu berhati-hati terhadap aksi kejahatan.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala KSOP Semarang Mahsudi Rofik mengatakan, hingga kemarin sudah ada 20 kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas terhitung sejak 17 April. “Terbanyak datang dari Kalimantan. Jumlah total penumpang 10 ribu lebih, itu yang turun di Tanjung Emas. Kalau yang naik, sekitar 3 ribuan. Total kapal di sini yang melayani rute Semarang untuk mudik ada 12 kapal, yakni 6 Pelni, 4 DLU dan 2 ALP,” bebernya.

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan keselamatan kapal penumpang untuk memastikan layak dan tidaknya untuk berlayar. Pemeriksaan ini sudah dilakukan dua bulan sebelumnya oleh petugas di Jakarta dan KSOP. (den/mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya