alexametrics

Semarang Jadi Kota Terbaik dalam Pembangunan Daerah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022 tingkat Jateng kembali diraih Pemkot Semarang. Penghargaan ini diterima oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersamaan dengan Musyawarah Rencana Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2023 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (14/4).

Hendi –sapaan akrab wali kota–mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurut dia, pembangunan masih akan terus ditingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang.

“Kinerja pembangunan masih akan terus kami tingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang,”kata Hendi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/4).

Menurut informasi yang dihimpun, tahapan penilaian telah diikuti Pemkot Semarang mencakup aspek pencapaian pembangunan, aspek kualitas, aspek penyusunan dokumen, dan aspek inovasi. Selain itu, program urban farming atau pertanian perkotaan menjadi salah satu inovasi unggulan Kota Semarang sebagai upaya pengembangan pertanian yang terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemi.

Baca juga:  Safari Ramadan Momentum Merajut Persatuan

Tak hanya itu, dengan penerapan urban farming, beban pengeluaran masyarakat pun otomatis menurun. Sehingga memperkuat ketahanan pangan saat pandemi Covid-19. Atas penghargaan yang diterima, Hendi berkomitmen akan terus mengawal organisasi perangkat daerah (OPD) merealisasikan pekerjaan yang telah direncanakan.

“Sebagai fokus dan evaluasi program pembangunan pasca Covid-19 ini adalah mengungkit daya ekonomi baik melalui sektor UMKM, pariwisata, properti, dan konstruksi,” terang Hendi.

Hendi juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas penilaian sekaligus penghargaan yang diberikan kepada wilayah yang dipimpinnya. Kota Semarang dinilai mampu menjaga capaian indikator makro (pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, dan IPM) tetap tinggi, serta melakukan penyusunan perencanaan secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Baca juga:  Cegah Perpecahan Melalui Salawatan

Dikatakan, PPD dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi sampai nasional. Penilaian dilakukan terhadap dokumen perencanaan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah), presentasi, dan wawancara, serta verifikasi lapangan.

Keberadaan penilaian ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan daerah, serta untuk memberikan akses motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas. Setiap tahun Bappenas menyelenggarakan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD). (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya