alexametrics

Jika Tak Segera Ditempati, Lapak akan Ditarik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangPenataan pedagang di kawasan Pasar Johar belum sepenuhnya rampung. Padahal Pemkot Semarang menargetkan, penataan rampung Ramadan ini atau maksimal sebelum Lebaran. Dinas Perdagangan (Disdag) juga mewanti-wanti pedagang untuk menempati lapak, jika tidak lapak akan ditarik.

Penataan yang dilakukan Dinas Perdagangan terkadang tidak diterima oleh pedagang, apalagi banyak kelompok pedagang yang tidak satu persepsi, dan menilai lapak yang diberikan tidak strategis.

“Permasalahan penataan pedagang belum selesai karena ada kelompok pedagang yang belum sepakat, tentang solusi yang kita berikan,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Nurkholis,Rabu (13/4).

Pada dasarnya, pedagang-pedagang di Pasar Johar Cagar Budaya telah mendapatkan lapak, namun belum mengurus Berita Acara Serah Terima (BAST). Hal ini membuat lapak belum digunakan. Pedagang kata dia, juga menginginkan bisa berjualan di lantai satu, karena lantai dua dinilai tidak strategis.

Baca juga:  Berubah Nama, Badko LPQ Lakukan Reorganisasi

“Pinginnya di lantai satu semua. Itu nggak bisa kita lakukan karena sudah ada zonasi,” tegasnya.

Saat ini, kata mantan Kepala Dinas Perikanan ini, jumlah pedagang Johar ada sekitar 7.800 orang, sementara yang belum tertampung ada 3.800 pedagang. Target pembangunan Shopping Johar Centre (SJC) yang rampung Juni mendatang diharapkan bisa menampung pedagang yang belum mendapat lapak.

Nurkholis mengklaim, prosentase penataan lapak kawasan Johar utara sudah 90 persen dan Johar tengah sudah ditempati 70 persen pedagang. Sementara Johar selatan baru sebagian pedagang yang pindah. Rencananya pihaknya juga akan mengevaluasi aplikasi e-Pandawa, karena belum optimal untuk diterapkan pada pedagang.

“Masih ada kendala dari data yang diinput dengan kondisi pedagang di lapangan. Tapi perlu dievaluasi lagi, untuk yang sudah masuk ataupun lapaknya yang belum ditempati. Yang belum dapat lapak, kita lakukan penataan tahap kedua, jika tidak ditempati akan kita tarik lagi,” tandasnya.

Baca juga:  Pekan Depan, Pedagang Johar Ditata Ulang

Sementara itu, anggota DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo, meminta dinas agar bisa merampungkan penataan sebaik mungkin. Agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Politikus Partai PDI-Perjuangan ini, mengatakan, masih ada yang mengadukan jika tidak mendapatkan lapak untuk berjualan.

“Jangan sampai pedagang yang harusnya bisa berjualan di sana justru tidak mendapatkan lapaknya, ” tuturnya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya