alexametrics

Awal Ramadan, 32 PGOT Diamankan Satpol

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Satpol PP kembali mengamankan 32 Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT), yang menjamur saat Ramadan, Kamis (7/4). Mereka terjaring operasi yustisi yang dilakukan di beberapa ruas jalan seperti Jalan Madukoro, Indraprasta, Imam Bonjol, Pemuda, Patimura dan Arteri Soekarno Hatta.

“Di antaranya, 28 orang beralamat asli Kota Semarang, 1 orang asal Yogyakarta, 2 orang asal Purwodadi, dan 1 orang beralamat Tegal,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto yang menggandeng Dinas Sosial Kota Semarang.

Pihaknya mengamankan manusia karung, manusia gerobak, dan lainnya. Biasanya kalau Ramadan dan Jelang Idul Fitri, PGOT ini menjamur.

“Mereka kami minta mereka membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya, lalu melakukan pembinaan. Kalau diulangi lagi dan tertangkap, langsung kami jebloskan ke panti sosial,” tegasnya.

Baca juga:  Kasus DBD Cenderung Turun

Seorang PGOT wanita, sebut saja bernama Yani, mengaku bukan PGOT. Namun ia hanya mangkal di sekitar Berok untuk mencari makan yang diberikan pengendara jalan. “Saya sehari-hari memang ngemper di Jembatan Mberok. tapi bukan gelandangan. Saya hanya cari makan dari para pengendara,” dalihnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya