alexametrics

Disdag Kebut Penataan Pedagang Pasar Johar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang -Target penataan kawasan Pasar Johar yang rampung sebelum Ramadan ternyata meleset. Sampai saat ini belum semua blok di Johar Tengah, Utara, Selatan maupun Kanjengan ditempati oleh pedagang yang sudah memiliki berita acara serah terima (BAST) lapak.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang Nurkholis menjelaskan, saat ini penataan terus dilakukan untuk mendekati momentum Idul Fitri yang ditunggu para pedagang untuk mencari keuntungan. Salah satunya adalah bekerja sama dengan perwakilan pedagang untuk mengisi lapak yang masih kosong.

“Memang ada dua kelompok yang masih dalam pembicaraan, dinas sebenarnya memberikan satu kebijakan yang harapannya bisa diterima semua pihak,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (5/4).

Baca juga:  Ribuan Pedagang Johar belum Daftar Online

Kebijakan tersebut ditawarkan ke pedagang karena situasi yang berbeda pula. Misalnya, kebijakan zonasi dan jumlah lapak pasca dilakukan pemugaran setelah terbakar. Pengundian pedagang pun telah dilakukan agar pasar cagar budaya ini bisa kembali menggeliat. Selain itu, pedagang yang sudah memiliki BAST, tapi tidak menempati lapaknya langsung ditertibkan.

“Pedagang yang sudah memiliki BAST kalau tidak ditempati langsung kita eksekusi, mulai dari Johar Tengah, Utara, ataupun Selatan dan Kanjengan agar bisa terisi pedagang lainnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat ini kawasan Johar Utara hampir 90 persen terisi pedagang, sementara di Johar Tengah sudah sekitar 70 persen, dan Johar Selatan baru separo terisi dari total 860 lapak.

“Harapan kami pedagang yang sudah punya BAST bisa ditempati. Kemarin di Johar Selatan yang bumbon sudah masuk, yang belum adalah pedagang jenis basah atau daging,” tuturnya.

Baca juga:  Keran Air Mati, Toilet Aloon-Aloon Masjid Agung Semarang Ditutup

Menurut dia, pedagang basah ini akan pindah secara komunitas dalam waktunya dekat, apalagi belum lama ini sudah dilakukan syukuran kelompok pedagang untuk segera pindah.

“Kita utamakan lantai dua dan satu ini terisi dulu. Di lapak yang tidak ditempati untuk lantai tiga dan empat nanti untuk dimasuki pedagang tahap kedua,” bebernya.

Kabid Penataan dan Penetapan Dinas Perdagangan Kota Semarang Ali Sofyan menjelaskan, pada tahap pertama lalu, Dinas Perdagangan dan Satpol PP Kota Semarang sudah mengeksekusi 109 lapak kosong yang belum ditempat. Akhirnya, ada 39 pedagang yang melakukan klarifikasi.

“Total 70 lapak yang ada di Johar Tengah dan Utara yang kosong ini ditempati pedagang lainnya yang belum punya lapak. Sementara di Kanjengan ada 22 lapak berupa los dan kios yang belum lama ini kita tertibkan juga,” tambahnya.

Baca juga:  Buru Bandar Narkotika Jaringan Malaysia-Jatim

Pasar Kanjengan dan Johar Selatan, lanjut Ali, saat ini sudah mulai ditempati pedagang. Khusus di lantai tiga dan empat nantinya akan diisi pedagang dalam undian tahap kedua, termasuk di Shopping Centre Johar (SCJ).

“Nanti kita juga akan tata di SCJ, karena site plan dari Distaru juga sudah kita terima. Tahap kedua ada sekitar 2.000 pedagang lagi yang akan masuk,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya