alexametrics

Bus Penumpang Ludes Terbakar di Tol Jatingaleh Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebuah bus penumpang hangus terbakar di ruas Jalan Tol Jatingaleh Semarang KM 431+600, sekitar pukul 22.59 Jumat (1/4). Diduga, kebakaran ini disebabkan korsleting. Sedangkan bus bernopol H 1641 BE ini dikemudikan oleh Saidi, 46, warga Kabupaten Demak.

Manajer Trafik JMTO Ruas Semarang A-B-C, Ronni Ermawan mengatakan, kejadian kebakaran bus bermula saat bus melaju dari arah Muktiharjo menuju ke arah Tembalang. Tiba-tiba sesampai 431+600 lajur satu, sopir menghentikan laju kendaraan lantaran mengalami masalah pada bagian kelistrikan. “Kemudian bus terbakar. Kalau korban jiwa tidak ada, hanya dua orang mengalami luka ringan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (3/4) kemarin.

Baca juga:  Kampung Melayu, Street of Harmony-nya Semarang

Dua orang yang mengalami luka adalah Kresna warga Tembalang, Kota Semarang, dan Kairavini, warga Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat. Pihaknya yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan Damkar Kota Semarang untuk dilakukan proses pemadaman. “Ada 2 unit pemadam dan Tim PJR. Alhamdulillah dua orang bisa diatasi oleh tim kami, penumpang lain selamat semua,” jelasnya.

Bus yang terbakar tinggal kerangka sama bodi. Baru berhasil dipadamkan pukul 23.22. Bus kemudian dilakukan evakuasi agar tak menghambat arus kendaraan di jalur tol tersebut.

Sementara, Kabid Penyelamatan dan Operasional Damkar Kota Semarang Trijoto Poejo Sakti mengatakan, sebanyak 10 personel diterjunkan dalam penanganan bus terbakar di jalan tol Semarang. “Total kerugian dalam kejadian itu ditaksir Rp 400 juta. Kendala tidak ada. Kemungkinan dari korsleting listrik,” katanya.

Baca juga:  Begini Alur Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Semarang

Peristiwa sama terjadi di pabrik cat di kawasan Industri Terboyo, Kota Semarang, pada Jumat (1/4) sekitar pukul 23.15. Kebakaran, diketahui pertama kali oleh seorang satpam pabrik yang kemudian melaporkan ke kepolisian diteruskan ke Damkar Kota Semarang.

Kapolsek Genuk, Kompol Subroto mengatakan, sumber api diduga dari bagian belakang gudang tempat limbah atau sampah plastik. Tiga unit truk pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian, api dapat dipadamkan pukul 23.40. “Api dapat dipadamkan sebelum merambat ke bangunan pabrik, kerugian ditaksir Rp 20 juta. Sementara masih dalam penyelidikan,” katanya. (mha/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya