alexametrics

Arus Lalu Lintas Padat, Jadikan Jalan Wahid Hasyim Searah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tingginya arus lalu lintas dan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan lebar jalan, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang membelakukan uji coba jalan satu arah di Jalan Wahid Hasyim (Kranggan).

Petugas Dishub bersama Satlantas Polrestabes Semarang baru saja melakukan survei lokasi untuk penerapan kebijakan tersebut Rabu (30/3). Rencananya, sosialisasi akan dilakukan satu bulan ke depan dan pemasangan rambu lalulintas.

“Kami lakukan sosialisasi dulu sebelum jalan tersebut dijadikan satu arah. Nanti kami akan melakukan penataan parkir yang salama ini ada di ruas kiri ataupun kanan jalan,” kata Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto, kemarin.

Pengaturan parkir, kata dia, masih terus digodok apakah menggunakan sistem parkir sejajar atau serong. Kajian rekayasa lalu lintas di kawasan Pecinan dan Kauman sudah dilakukan sejak 2017 dan pemberlakuan jalan searah dilakukan bertahap. “Jalan Kauman, Plampitan, Wotgandul Dalam dan Timur sudah kami lakukan rekayasa menjadi searah,” tambahnya.

Baca juga:  Jateng Paling Aman dan Kompetitif untuk Berinvestasi

Endro memaparkan, pengendara dari arah Jalan Kauman tidak boleh belok, namun bisa lurus ke Jalan Plampitan, Gang Lombok, atau kiri ke arah Wotgandul. Selain karena tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi, hambatan yang lainnya adalah pedagang kaki lima (PKL).

“Hambatannya cukup tinggi terutama parkir tepi jalan dan PKL, lalu ada juga konflik lalu lintas berupa crossing di kawasan tersebut,” tambahnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya