alexametrics

Buka Pasar Dargo Lagi, Gelar Kirab Budaya dan Pameran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Dargo membuka kembali Pasar Dargo mulai Jumat (25/1) kemarin pukul 13.00. Pembukaan ini dimeriahkan dengan kirab budaya dan pameran akik atau barang klenik.

Kirab yang dipimpin oleh Ki Ageng Aji -atau yang lebih dikenal Kanjeng Raden Mas Haryo Akso Prabu Wisnu Aji- memantik perhatian masyarakat sekitar. Apalagi kirab ini merupakan laku spiritual budaya.

Menurutnya, tradisi Jawa tidak lepas dari batu permata dan benda-benda pusaka. “Kami angkat kembali nilai luhur dan ini warisan leluhur. Itu tidak syirik dan musyrik, tapi itu budaya Nusantara,” katanya.

Ia mengambil air suci, bunga, dan segala macamnya berasal dari alam. Sudah didoakan selama 40 hari dan 40 malam lamanya. Kemudian dicipratkan air suci yang berasal dari tujuh sumber mata air di Jawa Tengah tersebut. “Karena hidup kita tergantung pada alam, maka kita harus merawat alam dan harus welas asih cinta akan kententraman,” katanya.

Baca juga:  Tarpapar Covid-19, Lima Taruna Akpol Dikarantina

Air suci ini dipercaya mendinginkan tangan. Akan mendatangkan rizki yang menyejahterakan keluarga. “Maka air ini hadiah alam semesta untuk kita, mereka minta dan akan laris,” katanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang sempat melihat banyak benda pusaka, seperti patung, lukisan, keris, dan batu akik. Bukan hanya dari Pasar Dargo, namun ada yang dari luar kota seperti Solo.

Salah satu peserta pameran, Aris Kristiyanto -atau yang akrab disapa Aris Pendok Solo- mengaku dirinya menjual barang-barang pusaka. Selain itu, ia selalu mengikuti pameran yang menyangkut barang pusaka. Sebelumnya dia pernah ikut di NTT untuk mengikuti pameran. “Ini saya perajin sarungnya keris mas. Ada juga keris, pin, dan barang-barang lainnya dari Solo,” katanya.

Baca juga:  Kota Semarang Buka Opsi Pelonggaran setelah 25 Juli

Salah satu pedagang barang antik di Pasar Dargo, Asrori Budilola Saputro, menjelaskan dirinya sudah berjualan di Pasar Dargo sudah enam tahun lalu. “Dulu sempat ramai. Harapannya setelah acara ini bisa ramai lagi, mas. Di sini barter juga bisa,” katanya.

Ketua Panitia Kirab Budaya Pasar Dargo Andri Triswanto Wijaya menjelaskan, kegiatan untuk membuka kembali Pasar Dargo agar menjadi pusat akik, barang antik, dan barang klenik di Kota Semarang. “Harapan ke depan, Pasar Dargo lebih dikenal oleh masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Saya ingin Pasar Dargo lebih ramai dan bangunannya lebih bagus lagi,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Sehingga Pasar Dargo bisa lagi bangkit,” katanya.

Baca juga:  Kirab Budaya Dipadati Ribuan Warga

Pemkot Semarang akan memberikan dukungan. Setelah ini pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan dan Dinas lainnya untuk merenovasi Pasar Dargo. “Paling tidak ya bersih-bersih lah,” katanya. (fgr/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya