alexametrics

Satpol PP Ratakan 15 Lapak Liar di Ngaliyan dan Mijen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangLima belas lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, hingga rumah makan Hadi Soebeno, Mijen, diratakan oleh petugas Satpol PP Kota Semarang, Senin (21/3) pagi.

Rata-rata lapak yang dibongkar merupakan bangunan semi permanen. Tidak ada satupun pedagang yang ada dilokasi, karena perobohan dilakukan sebelum para PKL menggelar dagangannya.

“PKL ini tidak punya izin, kita tertibkan agar estetika Kota Semarang bisa lebih rapi jelang pelaksanaan Healthy Summit Semarang 2022 dan Semarang Night Carnival akhir bulan ini,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Fajar menambahkan, penertiban lapak ilegal ini juga untuk mendukung proyek pelebaran jalan di Mijen, yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “Kita akan terus keliling sidak pedagang liar. Kalau ada, kita tertibkan, barang kita angkut,” tegasnya.

Baca juga:  Ngeri, Komplotan Pencuri Nekat Gondol Dua Mobil Sekaligus

Selain PKL juga ada 20 spanduk liar yang dibredel oleh Satpol PP. Utamanya yang terpasang di sepanjang Jalan Siliwangi (Krapyak) hingga Jalan RM Hadi Soebeno, Mijen. Mayoritas spanduk warung makan, spanduk pangkalan ojek dan spanduk tempat usaha lainnya.

“Kalau mau pasang, harus ada izin dan sesuai tempatnya. Jangan di daerah terlarang seperti yang ada di dalam Peraturan Daerah (Perda). Sebelum ini kelurahan sudah melakukan sosialisasi, tapi tidak diindahkan,” tandasnya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya