alexametrics

Lewat Eazy Paspor Pastikan Tak Ada Biaya Tambahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kantor Imigrasi (kanim) Kelas I TPI Semarang memastikan biaya pembuatan paspor melalui aplikasi Eazy Paspor tidak ada penambahan, alias sama ketika mengurus di kanim. Melalui Eazy Paspor pemohon justru dimudahkan, karena tidak perlu repot datang ke kantor pelayanan.

Analis Keimigrasian Ahli Pertama Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Semarang Juanita Kartika Putri, menegaskan, besaran biaya dalam pembuatan paspor melalui program Eazy Paspor sama dengan di Kantor Imigrasi. Termasuk alurnya. Mulai dari pengisian formulir, pengumpulan dokumen, verifikasi dokumen, hingga pengambilan foto dan biometrik.

“Tidak ada tambahan biaya apa pun meski petugas yang mendatangi lokasi pemohon,” ujarnya.

Adapun besaran biaya permohonan paspor biasa sebesar Rp 350 ribu, dan Rp 650 ribu untuk paspor elektronik. Yang membedakan, lanjutnya, program Eazy Passport khusus pengajuan baru dan penggantian paspor lama. Sementara, untuk mengurus paspor hilang maupun rusak harus dilakukan di Kanim.

Baca juga:  Borobudur Marathon Tidak Hanya Lomba Lari, Tapi Juga Sport Tourism

Juanita menambahkan, Eazy Passpor tetap harus mengambil di kanim. Namun bila pembayaran paspor dilakukan secara kolektif bisa dari perwakilan penyelenggara dengan surat kuasa. Sedangkan bila pembayaran paspor dilakukan secara individu maka masing-masing personel dilakukan masing-masing pemohon.

Pengajuan Eazy Paspor ini bisa dilakukan dalam skala komunitas, kantor, perumahan, organisasi, arisan, maupun perkumpulan lainnya dengan jumlah anggota 30-50 orang. Pengajuannya mudah, cukup mengirim surat kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Kota Semarang, nanti akan diinformasikan penyetujuan pengajuan maupun tidak.

“Untuk persyaratan pembuatan paspor ialah KTP, KK, akta lahir, ijazah, buku nikah, dan paspor lama,” terangnya.

Berdasarkan data Kanim Semarang, pada Februari 2022 telah menerbitkan 1.588 paspor. Jumlah tersebut terdiri dari paspor baru sebanyak 692, dan pergantian paspor 869. (ifa/zal)

Baca juga:  Tak Punya Tenaga Medis dan Minim Fasilitas, Begini Kondisi Panti Jompo Pucang Gading

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya