alexametrics

Wayang On The Street Pukau Pengunjung Kota Lama Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Belasan penari dari Laskar Muda Ngesti Pandowo tampil di event Wayang On The Street di Oudetrap Kota Lama, Jumat (11/3/2022) malam.

Pertunjukan ini dibuka oleh tarian dari tiga penari pembuka. Lalu disusul oleh 14 penari yang menampilkan cerita pewayangan. Pertunjukan ini merupakan perpaduan tari, dramatikal tradisi yang dipadukan oleh karawitan. “Untuk mempersingkat waktu, kita tiadakan dialog,” kata Sutradara Laskar Muda Ngesti Pandowo, Harel Alzafar.

Harel -sapaan akrabnya-, menjelaskan pertunjukan kali ini mengangkat judul Arjuno Wiwoko. Kisah ini menceritakan tentang Arjuna merupakan seorang kesatria yang bertapa di Gunung Indrakila. Ketika bertapa, dia dihampiri bidadari yang turun dari kayangan untuk menggoda Arjuna.

Baca juga:  Sudah Tiga Puskesmas di Kendal Jadi Klaster Covid-19

Atas keteguhan hati Arjuna bisa melewati cobaan itu. Sehingga Bathara Guru turun dari kayangan mengutus Arjuna untuk menjadi wakil para dewa agar membunuh Niwoto Kawoco. Niwoto Kawoco itu raja raksasa yang sakti, kata dia, dia mau melamar ratunya bidadari namanya Bathri Suprobo. “Dia dapat dikalahkan oleh Arjuna,” katanya.

Ke depan pihaknya mengadakan sebulan sekali, setiap Jumat kedua di Oudetrap Kota Lama. Selain itu, melalui wayang on the street, pihaknya mengajak generasi muda untuk menguri-uri budaya. “Karena kami bukan hanya keturunan seni saja, tapi ada juga dari mahasiswa yang mau belajar di Laskar Muda Ngesti Pandowo” ujarnya. (fgr/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya