alexametrics

Pilih Banting Harga, 25 Pedagang Akik di Pasar Dargo Masih Bertahan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Meski para perajin dan pedagang batu akik di Pasar Dargo mengeluhkan sepi pembeli, namun 25 dari 45 perajin batu akik masih memilih bertahan. Untuk menarik para peminat batu akik, mereka selain banting harga, sambil berjualan online.

Suara gemuruh gerinda dan suara pemanas perak terdengar. Jawa Pos Radar Semarang sempat bertemu dengan Riko, pembuat emban akik sejak 2015. “Dulu sempat ramai dan booming, tapi sekarang merosot,” katanya sambil memanaskan perak saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Emban buatannya memiliki harga Rp 100 ribuan hingga Rp 1,5 juta. “Kalau ada motifnya ya bisa sampai Rp 1,5 juta. Saat ini saya membuat tergantung pemesanan. Satu hari bisa satu emban,” katanya.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Tegur Keras Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha

Diakuinya, 20 perajin dan pedagang batu akik berasal dari desa yang sama, yakni dari Desa Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu, Kuningan, Jawa Barat. “Kami merupakan tetangga desa. Dulu kami ke Jakarta, lalu ke Pasar Johar, dan sekarang di Pasar Dargo,” katanya.

Meski kebanyakan dari Kuningan, ada pedagang batu akik yang berasal dari Jepara. Adalah Anang pemilik Toko Arjuna. Ia masih bertahan menjual cincin akik melalui online. “Membuat akiknya di Jepara, saya jualnya di sini,” katanya.

Ia menjual cincin akik melalui online juga. Batu yang paling laku adalah batu mulia, seperti saphire, rubi, phirus, cubung, dan merah delima. “Kalau tidak melalui online ya jualan sepi mas,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (10/3).

Baca juga:  Pole Dance bukan Striptis!

Melalui jualan online sejak 2016. Bahkan, ia bisa mengirim cincin akiknya ke manca negara, seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Meski begitu, cincin akik dari batu lokal sangat sepi peminat. Bahkan, ia membanting harga dari Rp 500 ribu ke Rp 50 ribu. “Kami ingin penggemar akik booming lagi, salah satunya akan diadakan pameran akik di Pasar Dargo pada 25 sampai 27 Maret ini,” harapnya. (fgr/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya