alexametrics

Truk Kontainer Melintang, Tanjakan Silayur Macet

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Arus lalu lintas di ruas Jalan Prof Hamka, persisnya sekitaran tanjakan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, macet panjang, Rabu pagi (9/3) kemarin. Terdapat truk kontainer melitang yang menutup ruas jalan akibat kecelakaan tunggal.

Truk nopol H 9102 HB semula melintas dari Jerakah menuju ke BSB Mijen, atau dari utara ke selatan. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tiba-tiba tak kuat menanjak, hingga akhirnya kembali mundur dan melintang menutup jalan.

“Karena tak kuat menanjak truk meluncur ke bawah kemudian melintang ke jalur sebelahnya. Keterangan sopirnya, truk sudah masuk gigi satu di lajur kiri,” ungkap Kanit Lantas Polsek Ngaliyan AKP Wahono kepada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (9/3) kemarin.

Baca juga:  Abdul Aziz Inisiasi Perda Ketenagakerjaan

Truk yang dikemudikan Heri, baru berhenti setelah bodi belakang membentur tembok di Taman Villa Esperanza. Posisi bodi truk melintang menutupi seluruh badan jalan tepat di depan kawasan permukiman mewah Villa Esperanza. Kabin truk berada di arah timur, kontainer ke arah barat membentur tembok taman villa. “Sopir sempat terlempar keluar dari kabin. Kondisi hanya luka ringan, tidak ada korban jiwa. Beruntung, arus lalu lintas sepi,” katanya.

Meski tidak ada korban jiwa, arus lalulintas mengalami kemacetan panjang lantaran truk belum berhasil dievakuasi. Pihaknya menyebutkan, truk tersebut bermuatan mebel dengan bobot 10 ton. Menurutnya, beban itu masih sesuai kapasitas truk. “Sopir juga mengakui biasa melintasi jalur ini, Sudah paham medan,” jelasnya.

Baca juga:  Kepala Menunduk, Air Mata Menetes Haru

Akibatnya arus kendaraan dari arah Kedungpane, Mijen, yang hendak turun ke Ngaliyan, tak dapat melintas. Kemacetan sejauh 1 kilometer tak terhindarkan saat jam sibuk kendaraan. Melihat kondisi itu, polisi melakukan contra flow dari Kedungpane hingga depan perumahan Permata Puri, Ngaliyan.

Sementara, arus lantas kendaraan dari arah Kedungpane dialihkan ke jalur sebaliknya, khususnya bagi mobil, truk, dan bus. Sedangkan motor tetap di jalur turunan Silayur, namun disiasati masuk ke kawasan Villa Esperanza. “Jadi arus kendaraan masuk ke pintu gerbang villa sisi selatan lalu keluar sisi utara,” katanya.

Sejumlah anggota polisi berusaha mengatur arus lalu lintas pada rentang pukul 07.30 sampai pukul 08.30. Arus kendaraan sudah terurai sekitar pukul 08.45. (mha/ida)

Baca juga:  Selesai Diperbaiki, Talut Peterongan Ambrol Lagi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya