alexametrics

Kelurahan Kramas Siapkan Kampung Tematik Turonggo Mudo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Turonggo Mudo merupakan kuda lumping yang berasal dari Kramas, Tembalang, Kota Semarang. Sudah dua tahun tidak melakukan pementasan.

Bahkan, alat-alat dan sanggarnya masih mangkrak. Pihak kelurahan pun berupaya melakukan revitalisasi dengan mengusulkan Kampung Tematik Turonggomudo di Jalan Mulawarman 1 RT 1 RW 3 Kelurahan.

Bambang Purwono, ketua Turonggo Mudo, mengungkapkan, pementasan terakhir di lapangan Kelurahan Kramas acara sedekah bumi tahun 2019 silam. Karena pandemi Covid-19, latihan pun tersendat.

Sebenarnya sudah memiliki peralatan lengkap, di antaranya gending Jawa, kendang, ketuk kenong, gamelan, dan gong. Tapi semua tidak dipakai sehingga disimpan di sanggar yang diwariskan leluhurnya.

Sebelum pandemi, pihaknya melakukan latihan rutin setiap Selasa dan Jumat. Sedangkan event-nya adalah peringatan Hari Jadi Turonggo Mudo bertepatan pada tanggal 1 Muharram pada 1999. Event kedua, sedekah desa bertepatan bulan Apit. “Bagi kami itu wajib,” katanya.

Baca juga:  Penataan Johar Utara Tidak Sesuai Harapan Pedagang

“Selain itu, jumlah kru tidak pasti, sekitar 20 orang saja. Yakni tujuh sampai delapan orang jadi pemusik. “Kebanyakan warga sini. Tapi, kami mempersilakan warga lain untuk bergabung,” katanya.

Dia ceritakan, tempat yang menjadi sanggar berasal dari leluhurnya Wakidin Bosmorejo yang mempunyai anak Sudirman dan diturunkan ke ayahnya Sutiyono. Berdiri di atas tanah seluas 144 meter persegi. Terdapat kengongan dan gong harus ditaruh di dinding. “Dulunya dari bapak saya,” katanya.

Kendati demikian, pihak Kelurahan Kramas sangat mendukung dan mempersiapkan Kampung Tematik Turonggo Mudo. “Kami sudah mengajukan kampung tematik ini. Karena itu potensi di Kelurahan Kramas,” kata Lurah Kramas Bambang Sularso. (fgr/ida)

Baca juga:  Antrean Migor Mengular, 50 Orang Tak Kebagian

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya