alexametrics

Museum Kota Lama Buka, Pengunjung Membeludak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Museum Kota Lama baru saja dibuka secara resmi selama dua hari ini. Minggu pagi kemarin (6/3), para pengunjung sudah antre di pintu masuk museum Kota Lama Semarang.

Namun untuk masuk destinasi wisata baru dengan akses masuk melalui jembatan kaca ini, harus memesan tiket dulu melalui aplikasi ‘Lunpia’. Selain itu, harus jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kami lakukan hal tersebut agar tidak timbul kerumunan. Selain itu, pengunjung harus taat dan tertib aturan,” ujar Putra Wijaya, staf penjaga Museum Kota lama.

Museum yang terletak di Jalan Cendrawasih nomor 1a, Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, ini membuka enam sesi pada Sabtu dan Minggu. Dan lima sesi untuk hari Selasa hingga Jumat mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Hari Senin, museum sengaja tak membuka kunjungan untuk sesi perawatan museum.

Baca juga:  Mahasiswa Berbagai Universitas Belajar Seni di Desa Kandri

Setiap sesinya berdurasi 30 hingga 45 menit. Wisatawan hanya dibatasi 10 orang tiap sesinya. Di dalam museum pengunjung akan disuguhkan tampilan audio visual gambaran sejarah Kota Semarang. Termasuk ada beberapa barang peninggalan dari Kota Semarang tempo dulu yang dijelaskan oleh tour guide. “Ini tiket tiap sesi sudah ludes hingga seminggu ke depan,” kata Putra.

Maya, wisatawan asal Ngaliyan mengaku senang dengan pembukaan museum ini. Ia mendapat sesi kelima pada pukul 14.00. Dia datang bersama suami dan anaknya untuk mengobati rasa penasaran dan ingin tahu tentang sejarah Kota Semarang.

“Seru. Bisa mengetahui sejarah Kota Semarang. Bisa menambah wawasan. Walaupun panas tadi pas nunggu antrean, tapi setelah masuk semua terobati. Recommended untuk anak-anak ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hal senada disampaikan Yolanda, 19. Ia berkunjung ke museum bersama tiga temannya. Ia mendatangi ikon pariwisata baru ini karena penasaran. Selain itu ia ingin menambah foto-foto di laman instagramnya.

Baca juga:  Ingatkan Ormas, Jangan Takuti Masyarakat

“Ingin nambah wawasan tentang sejarah Semarang sama nambah feed foto instagram sih hehe,” ungkapnya. Meski begitu, dirinya berharao ada sesi tambahan dan kuota pengunjung agar bisa menikmati suasana museum di malam hari. (cr6/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya