alexametrics

Pemkot Beralih ke Videotron 3 Dimensi

Perindah Estetika Kota Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai menata reklame atau baliho dengan lebih mengedepankan estetika. Hal ini untuk mempercantik tatanan Semarang sebagai salah satu kota besar di Indonesia. Salah satunya mengganti reklame konvensional dengan videotron 3 dimensi (3D) di Taman Piere Tandean.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan, dengan inovasi videotron 3 dimensi akan membuat tatanan Ibu Kota Jateng lebih indah dan estetik. Selain itu, dengan tampilan menarik, pesan yang disampaikan bisa dinikmati pejalan kaki ataupun pengguna kendaraan yang melintas.

“Kalau melihat di Jakarta, videotron sudah bisa 3D, bisa dilihat sambil naik motor, mobil, atau jalan kaki. Saat ini videotron serupa sudah dibuat di sudut Taman Piere Tendean,” kata Hendrar Prihadi Jumat (4/3).

Baca juga:  Transparansi dan Akuntablitas Tetap Jadi Komitmen Pemkot Semarang

Hendi -begitu ia disapa- menjelaskan saat ini sedang tahap pembuatan video yang lebih baik dan keren. Nantinya, videotron 3 dimensi akan dikembangkan lagi di beberapa titik di Kota Semarang. “Nantinya kami kembangkan lagi di spot gedung atau taman milik Pemkot Semarang agar menambah estetika kota,” terangnya.

Hendi menjelaskan, tahun ini videotron serupa akan dibangun di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang yang ada di Jalan Pandanaran. Terkait anggaran, Hendi tidak membeberkan secara pasti jumlahnya. “Tahun ini kantor Dinkes akan kami buat 3D,” pungkasnya.

Belum lama ini, Plt Kepala Distaru Kota Semarang M Irwansyah mengimbau para biro iklan maupun masyaralat untuk mulai beralih menggunakan videotron dalam pemasangan iklan agar lebih rapi dan menarik. Beberapa sudah dibangun di seputar Tugu Muda, Jalan Gajah Mada, kawasan Simpanglima, dan beberapa titik lain.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Panen Anggur di Balai Kota

“Saat ini kami wajibkan di pusat kota. Namun harapan kami penggunaan videotron bisa digunakan sebagai sarana iklan, agar estetika kota bisa terlihat lebih rapi,” jelasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya