alexametrics

Hormati Perayaan Nyepi, Warung Sekitar Pura Amerta Sari Tlogosari Tutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Umat Hindu melaksanakan perayaan Nyepi dengan melaksanakan brate. Pura Amerta Sari Tlogosari Kota Semarang pun tutup Kamis (3/3) kemarin.

Hanya ada spanduk yang terpasang di atas pintu gerbang bertuliskan ucapan selamat merayakan hari Nyepi. Warga sekitar pura tampak sepi, warung tutup, tidak ada aktivitas. Hanya ada kendaraan roda dua yang sesekali melintasi jalan depan pura.

Ada empat laku yang dilakukan umat Hindu. Pertama, Amati Geni, tidak boleh menyalakan api. Kedua, Amati Karya, berhenti melakukan pekerjaan atau libur bekerja. Ketiga, Amati Lelungan, menahan diri dari bepergian atau tidak pergi kemanapun selama satu hari Nyepi. Dan keempat, Amati Lelangoan, menahan diri dari segala jenis kesenangan dunia, tidak bersenang-senang dalam bentuk apapun.

Baca juga:  Dafam Semarang Luncurkan Program Nyaman

“Satu hari selama Nyepi, kami berada di rumah masing-masing. Tidak melakukan aktivitas seperti hari-hari biasanya. Meninggalkan sejenak kegiatan duniawi,” kata Pemangku Pura Amerta Sari Tlogosari Mangku Muhadi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tidak hanya itu, umat Hindu tetap melaksanakan sembahyang dalam rangka bulan tilem atau bulan tidak terlihat. “Kami melakukan sembahyang bersama-sama,” tambahnya. (cr1/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya