alexametrics

Sepekan Tertibkan 17 Agen Bus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Petugas gabungan berhasil menertibkan 17 agen bus di sekitar Terboyo dan Jalan Siliwangi (Krapyak-Jrakah) dalam sepekan terakhir. Selain itu, ada tujuh bus yang melakukan pelanggaran trayek karena menaikkan dan menurunkan penumpang tidak dalam terminal. Satu bus lainnya adalah bus pariwisata tapi mengangkut penumpang non wisata.

Petugas gabungan tersebut meliputi petugas dari Kementerian Perhubungan Darat  Terminal Tipe A Mangkang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang.

Kepala Terminal Tipe A Mangkang Reno Adi Pribadi merinci ke-17 agen bus tersebut meliputi empat agen berada di eks Terminal Terboyo dan 13 agen bus lainnya ada di Jalan Siliwangi sampai Krapyak dan Jrakah.

“Fungsi agen bus sebenarnya untuk menjual tiket. Sedangkan bus wajib mengambil atau menurunkan penumpang di terminal. Selama ini apa yang mereka lakukan menyimpang. Bus tidak masuk ke terminal. Maka kami fasilitasi agen bus untuk masuk terminal dan sementara kami gratiskan,” kata Reno, Senin (28/2).

Baca juga:  Pemkot Semarang Gandeng UIN Walisongo, Unimus, dan Yayasan Mentari Harapan Bangsa Tambah Ruang Isolasi

Pihaknya akan terus melakukan razia atau penertiban dengan petugas gabungan di agen bus di Semarang. Langkah ini menjadi salah satu cara membuat Terminal Tipe A Mangkang ramai. “Kami terus melakukan razia. Apalagi di waktu libur panjang, tujuannya agar mereka tidak kucing-kucingan dengan petugas,” pungkasnya.

Sekretaris Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan, jika penerimaan agen tiket bus ini mengacu pada Wali Kota Semarang nomor 551.2/166 tahun 2022 tentang penerapan rute bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk tidak masuk ke dalam kota.

“Agen bus yang menjadi tempat naik turun penumpang ini, menyimpang trayek karena ngetem di ruas jalan sehingga kerap menyebabkan kemacetan. Dua agen di Terboyo sudah kami bongkar,” jelasnya.

Baca juga:  Dualisme Kepengurusan Pusat, IPHI Jateng Netral

Menurut Danang, penertiban serupa akan terus dilakukan agar bus bisa beroperasional sesuai dengan trayek dan masuk ke Terminal Mangkang. Pihak terminal pun telah menyediakan tempat bagi agen bus secara gratis.

“Penindakan untuk bus kami tilang. Kami kandangkan di Terminal Mangkang. Tapi sementara kami beri peringatan. Untuk agen yang tanpa izin, kita tertibkan dengan dibongkar. Yang berizin kami berikan peringatan,” tambahnya.

Sesuai trayek, lanjut Danang, bus dari Jakarta jurusan ke Solo, wajib keluar di Exit Tol Kaliwungu dan masuk terminal untuk naik turun penumpang. Lalu kembali masuk Tol Kaliwungu untuk melanjutkan perjalanan ke Solo via Exit Tol Ungaran.

Sementara bus dari Solo Jogja, tujuan Jakarta, wajib masuk Tol Ungaran, keluar di Exit Tol Kaliwungu ke Terminal Mangkang. Lalu masuk lagi ke Tol Kaliwungu untuk ke arah Jakarta. Untuk bus arah Surabaya, dari Tol Kaliwungu masuk ke Terminal Mangkang. Lalu kembali lagi masuk tol dan keluar di Tol Kaligawe. “Koordinasi sudah kami lakukan dengan pihak terminal dan polisi. Bus tidak boleh masuk kota agar kepadatan jalan bisa berkurang,” pungkasnya. (den/ida)

Baca juga:  Pembacokan Dipicu Dendam Lama

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya