alexametrics

Divaksin, Pulang Bawa Bingkisan Minyak Goreng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Pimpinan Daerah Muhammadiyah melakukan percepatan vaksinasi di empat tempat. Kelurahan Sambirejo merupakan daerah percepatan vaksinasi. Tiap peserta yang bersedia vaksin akan mendapatkan bingkisan minyak goreng.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gayamsari Abdullah Muhajir menjelaskan, pengurus Muhammadiyah Kota Semarang sempat berkomunikasi dengan Wali Kota Semarang. Ternyata, vaksinasi belum maksimal, sehingga Muhammadiyah melalui pimpinan cabang se-Kota Semarang sepakat mengadakan vaksinasi di empat titik.

Adalah Gayamsari, Semarang Barat, Ngaliyan, dan Semarang Selatan. Masing-masing lokasi ditargetkan 400 vaksinasi. “Pemberian minyak goreng diharapkan menggugah masyarakat yang belum vaksin,” jelasnya.

Pihaknya memberikan kupon kepada warga yang melakukan vaksinasi. Kupon tersebut ditukar dengan minyak goreng sesudah disuntik vaksin. “Saat ini kami menyediakan 300 bungkus minyak goreng yang berukuran satu liter. Kalau kurang besok kami bagikan kepada warga yang sudah vaksin tapi belum dapat,” ujarnya.

Baca juga:  Jaga Gilo-Gilo Tetap Eksis di Kelurahan Gabahan

Perwakilan Lazis Muhammadiyah Kota Semarang, Hermanto, menjelaskan minyak goreng yang dibagikan merupakan hasil pengumpulan infak dan sedekah dari masyarakat. “Karena dari infak, kami kelola untuk memberikan minyak goreng. Jadi dari warga untuk warga,” tuturnya.

Lurah Sambirejo Akbar Ali Nurdin menjelaskan, vaksinasi kali ini dilakukan di Masjid Taqwa Al-Mukaromah Jalan Medoho Seruni RT 2, RW 4, Kelurahan Sambirejo. Vaksinasi menyasar kepada 300 warga yang belum melakukan vaksinasi booster.

Salah satu warga Sambirejo, Arif Setiawan, 53, menjelaskan dirinya bersama istri dan kedua anaknya melakukan vaksinasi ketiga. Ia bersyukur dan merasa terbantu dengan vaksinasi berhadiah minyak. “Kalau ke toko harus pagi, kalau siang sudah kehabisan. Saya bersyukur, keluarga saya dapat empat bungkus,” ucapnya. (fgr/ida)

Baca juga:  Ajukan Cuti 26 September-5 Desember, Hendi: Kalau Strategi Kita 4-2-2 atau 4-3-3

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya