alexametrics

Revisi Tulisan Lapangan Pancasila hampir Rampung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Revisi tulisan pada landmark Lapangan Pancasila Simpanglima kini tinggal finishing. Pascapembongkaran ulang pada awal tahun ini karena tidak sesuai dengan rencana awal.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkrim) Kota Semarang Murni Ediati menyebutkan, jika revisi landmark ini tinggal finishing. Saat ini menunggu persetujuan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

“Iya memang tinggal finishing, sebentar lagi jadi dan tinggal menunggu persetujuan pak wali kota,” jelasnya kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, landmark tersebut terpaksa diubah karena desain berupa gunungan dan tulisan dinilai berlenggak-lenggok. Selain itu rencananya di sekitar landmark ada tempat duduk bagi masyarakat.

Baca juga:  Eksibisi Futsal Lawan Wartawan, Forkompinda Kalah 3-9

Meski mengalami perubahan desain, Disperkim tidak menganggarkan revisi desain baru ini. Ini menjadi konsekuensi pihak ketiga untuk mengikuti permintaan Pemkot Semarang. Targetnya landmark baru ini akan selesai pada bulan ini. “Kami ingin di situ ada sesuatu. Misalnya lapangan basket akan kami perbaiki lagi. Ada fasilitas untuk lansia dan playground buat anak-anak,” tambahnya.

Diketahui tahun lalu anggaran pembuatan landmark tersebut sebesar Rp 200 juta. Dan mendapat masukan dari masyarakat untuk menambah tulisan Lapangan Pancasila. Karena menurut sejarah yang ada, lapangan tersebut dibangun untuk menggantikan pusat kota yang sebelumnya ada, yaitu di alun-alun sekitar Masjid Besar Kauman, pasar Johar.

Pembangunan ini tak tidak lepas dari sosok Presiden RI Pertama Ir Soekarno yang ingin Kota Semarang memiliki pusat keramaian baru, menggantikan yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga:  Razia Kendaraan, Polda Terjunkan 3.333 Personil

“Harapannya dengan landmark ini masyarakat bisa tahu sejarah pembangunan Lapangan Pancasila Simpanglima. Harapannya, generasi mendatang tak lupa akan jasa para pendiri bangsa,” pungkasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya