alexametrics

Angkat UMKM Kota Semarang, Hendi Perluas Kerja Sama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) meminta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggandeng lebih banyak pihak untuk memperluas jangkauan pemasaran UMKM. Langkah tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Hendi ingin adanya konsistensi Dinkop UMKM Kota Semarang dalam melakukan komunikasi dengan sejumlah pelaku usaha besar, agar mau menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, menengah dalam aktivitas usahanya.

“Inovasi kerja sama dengan Uniqlo kemarin sudah sesuai dengan semangat mendorong UMKM naik kelas. Maka upaya – upaya seperti itu harus terus berlanjut agar bisa terbangun eksosistem usaha yang saling mendukung,” tegas Hendi dalam kegiatan Link & Match Dinkop UMKM Kamis (24/2).

Baca juga:  Peringati HUT ke-48 PDIP, Hendi Pimpin Gerakan Penghijauan

“Kita punya banyak potensi kampung tematik yang harus berdaya. Misalnya lumpia masuk ke kafe, jajan pasar masuk ke gerai kopi, ikan asap masuk ke restoran, atau juga produk – produk UMKM terpajang di seluruh minimarket,” harapnya.

Hendi juga meminta adanya kerja sama merek untuk menghasilkan sebuah produk baru yang menarik. Dia mencontohkan batik Semarangan yang bisa diaplikasikan dengan produk fashion yang menjadi tren di kalangan anak muda.

“Pasar millenial harus digarap untuk bisa menggerakan roda perekonomian. Maka batik Semarang juga harus berinovasi untuk dapat menarik milenial. Jangan cukup dengan model yang saat ini saja,” tandas Hendi.

Di sisi lain, terkait akses permodalan, selain menyediakan fasilitas Kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit Jadi Jawara), Hendi juga telah menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mendukung UMKM. “Bahkan dari kerja sama dengan BNI, pengajuan kredit UMKM dapat langsung cair hanya dalam lama waktu dua hari,” katanya.

Baca juga:  Hendi Buka Partisipasi Warga untuk Penghijauan Semarang

Wali Kota Semarang itu pun berharap program kerja sama dengan BNI tersebut dapat dimaksimalkan oleh para pelaku UMKM di Kota Semarang. Menurutnya, ketika UMKM berkembang, warganya sejahtera, sehingga bisa mengembalikan pinjaman. “Jadi kawan-kawan UMKM, kata kuncinya adalah trust (kepercayaan), kalau panjenengan bisa dipercaya oleh konsumen dan oleh siapa pun maka usaha anda bisa berkembang,” ujar Hendi.

Sementara itu, pimpinan wilayah 05 BNI Semarang, Bambang Setyatmojo menyampaikan, kerja sama antara pihak BNI dengan Pemkot Semarang diharapkan dapat mendongkrak penjualan para pelaku usaha. “Apa yang kita lakukan diharapkan bisa membantu UMKM, mungkin tidak hanya di Semarang saja,” ujar Bambang. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya