alexametrics

Saluran Air dan Atap Bocor Jadi Masalah Utama Penghuni Rusunawa Kaligawe

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kerusakan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kaligawe dikeluhkan penghuninya. Selain masalah saluran air, kebocoran atap, dan  runtuhnya plafon, warga juga mengeluhkan kerusakan taman di kompleks rusunawa. Karena itu, warga berharap ada perhatian dari Pemkot Semarang untuk segera dilakukan perbaikan.

“Permasalahan yang sering muncul itu saluran air dan kebocoran atap. Apalagi saat musim hujan saat ini,” kata Ketua RW 08 Rusunawa Kaligawe Blok G Yayuk kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (24/2).

Yayuk mengungkapkan, gangguan pada saluran air seringkali terjadi. Dampaknya, pada penghuni rusunawa yang ada di lantai bawah. Kamar terkena rembesan, sehingga mengotori dan membasahi dinding.

Selain persoalan saluran air, lanjut Yayuk, kemarin sempat ada kejadian plafon jatuh saat hujan deras. Letaknya di lantai lima. Beruntung tidak ada korban. “Alhamdulillah, sekarang sudah diperbaiki oleh petugas dari Disperkim Kota Semarang,” ujarnya.

Baca juga:  Mengaku Khilaf, Tega Cabuli Anak Tiri Enam Kali

Menurut Yayuk, saat ini fasilitas yang perlu mendapat perhatian pemerintah adalah perbaikan taman yang letaknya bersebelahan dengan Rusunawa Blok G. Sebab, kondisinya memprihatinkan, terutama kanopi yang sudah banyak terkelupas. Selain itu, beberapa permainan anak rusak, di antaranya tiga ayunan rusak, jungkat-jungkit patah separo, area taman kotor, serta rumput sudah tumbuh tinggi.

“Kemarin juga sudah dilaporkan. Permainan anak yang rusak sudah diukur, dan ada rencananya diganti. Karena ini taman satu-satunya untuk tempat santai dan bermain anak-anak,” tuturnya.

Selama ini, jika terjadi kerusakan, tidak semua bisa ditangani oleh warga rusunawa sendiri. Jika mendesak dan mudah, akan diperbaiki warga sendiri. Sedangkan perbaikan yang dilakukan pemerintah biasanya jika warga sudah angkat tangan dan terbentur biaya.

Baca juga:  Dirikan Tiga Pos Pantau di Sunan Kuning

“Kalau kita laporan prosesnya memang agak lama. Lebih baik sebisanya kita perbaiki sendiri. kecuali di luar kemampuan warga, kerusakan nanti diperbaiki oleh petugas ahlinya,” terangnya.

Kasi Trantib Kelurahan Kaligawe Sugeng Yuli Purnomo mengatakan, Rusunawa Kaligawe memang mengalami masalah saluran air. Menurut dia, perbaikan lama bisa jadi karena kurang taatnya penghuni rusunawa dalam membayar biaya administrasi. “Warga kurang taat masalah pembayaran uang sewa,”, ujarnya.

Sugeng mengakui, sebenarnya warga juga sudah mandiri dengan dibentuknya paguyuban untuk mengurus segala administrasi di Rusunawa Kaligawe. Baik maslah keamanan hingga kebersihan. Pihaknya juga hanya bisa sebatas mengawasi dan mengimbau, mengingat Rusunawa Kaligawe adalah tanggung jawab penuh Disperkim Kota Semarang. (cr3/aro)

Baca juga:  Eks Sunan Kuning Berpotensi Jadi Lokalisasi Lagi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya