alexametrics

Tiga Rumah di Tandang Semarang Terbakar, Satu Penghuni Tewas Terjebak Kobaran Api

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kebakaran hebat terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk, Jalan Tandang Raya, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Senin (21/2/2022) sekitar pukul 04.30. Api menghanguskan tiga rumah.

Informasi yang diperoleh, tiga rumah yang Terbakar tersebut dihuni Boniah, Jamal dan Sunoko. Kali pertama yang mengetahui kebakaran ini adalah warga setempat, Hermawan, sekitar pukul 04.30.

“Awalnya saksi mau berangkat salat Subuh, di sekitaran belakang rumah. Kemudian melihat ada percikan api dan kepulan asap di rumah korban,” ungkap Ketua RT 3 RW 12, Jianto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (21/2/2022).

Melihat hal tersebut, saksi spontan teriak mencari perhatian warga. Bahkan juga menyampaikan melalui pengeras suara musala. Selanjutnya, dilaporkan ke petugas Damkar Kota Semarang. Jianto menyebut tiga rumah yang terbakar masing-masing milik almarhum Toekiran (suami Boniah), Jamal dan Sunoko.

Baca juga:  Pasar Johar Baru Masih Sepi Pedagang

“Iya tiga rumah itu milik warga kami, satu rumah dihuni korban Boniah, dua rumah lain kondisi kosong,” katanya.

Kebakaran sempat membuat warga geger lantaran api berkobar begitu hebat. Apalagi di dekat lokasi kejadian juga merupakan kawasan padat penduduk. Api yang semakin membesar langsung merambat ke dua rumah lainnya yang berada di samping kanan kiri rumah korban, atau di sisi utara dan selatannya.

Kebakaran paling parah dialami rumah Toekiran yang hampir seluruhnya ludes. Sedangkan dua rumah lainnya seperti rumah milik Jamal  juga hampir seluruhnya ludes terutama warung kelontong milik Jamal. “Dugaan api muncul dari ruang tamu rumah Toekiran. Sebab  kebakaran diduga korsleting listrik,” jelasnya.

Baca juga:  Di Wonosobo, Pengemis Bisa Didenda Rp 50 Juta

Nahas, kebakaran ini merenggut nyawa Boniah, wanita 65 tahun itu berada di dalam rumah tidak bisa menyelamatkan diri akibat terjebak kobaran api yang sudah melahap rumah yang ditempatinya berukuran sekitar 6 meter kali 15 meter persegi.

Jenazah Boniah ditemukan di dapur dalam keadaan duduk menempel ditembok dan dikelilingi benda-benda roboh. Kaos yang ia pakai juga sudah menempel pada tubuh korban.

“Korban meninggal mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya. Saat ditemukan, hanya hanya pakai kaus saja,” ungkap Mamat, dilokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (21/2/2022).

Korban selanjutnya, dievakuasi kedalam kantong jenasah, dan dimasukan ke dalam mobil ambulan. “Kondisinya kasihan karena (korban) sakit. Mungkin tidak bisa menyelamatkan diri tapi tidak bisa,” bebernya.

Setiap harinya korban di dalam rumah tinggal sendirian. Menurutnya, pihak relawan dan petugas Damkar sempat kebingungan mencari korban yang awalnya diinformasikan berada di kamarnya.

Baca juga:  Tangis Bayi Memilukan di Samping Jasad Sang Ibu

“Kami awalnya sisir kamar korban tapi kosong. Tapi saat kami cek seluruh rumah ternyata korban ditemukan di dapur,” katanya.

Saat ini jenazah korban langsung dibawa ke rumah salah satu anaknya untuk proses pemakaman di TPU Begog Kecamatan Candisari Kota Semarang.

“Itu korban sudah sepuh, tinggal di rumah sendirian. Anak-anaknya sudah berumah sendiri-sendiri, tapi tiap hari pasti dijenguk sama anaknya,” timpal warga sekitar, Imam.

Api berhasil dipadamkan pukul 05.30. Petugas Damkar meninggalkan lokasi kejadian pukul 07.30. Tim Inafis Polrestabes Semarang yang sudah berada di lokasi kejadian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya