alexametrics

Pedagang Gerabah Pasar Bulu Semarang Keluhkan Sepi Pengunjung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Eksistensi barang-barang tradisional seperti gerabah saat ini mulai menurun. Walaupun begitu para pedagang gerabah dan barang-barang tradisional masih bertahan hingga saat ini.

Salah satunya Iswi, 56, pedagang gerabah di Pasar Bulu, Kota Semarang masih bertahan walaupun kondisi sepi pengunjung  dan terdampak pandemi Covid-19. “Ya kalau tidak laku sekarang mungkin rejekinya besok mas,” ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang (20/2).

Barang dagangannya yang  mayoritas merupakan kebutuhan rumah tangga seperti bakul, caping hingga besek merupakan hasil kerajinan dari luar kota seperti Salatiga, Jepara, Boyolali, Purworejo hingga Jogjakarta. “Kalau di area Semarang tidak ada perajin seperti ini mas,” imbunya.

Baca juga:  Kejari Kota Semarang Jual Langsung Barang Rampasan Balok Kayu

Pasar bulu terdiri dari 3 lantai, dimana lantai pertama untuk serba-serbi pakaian. Lantai kedua untuk bahan makanan. Lantai ketiga untuk sentra gerabah dan optik.

Beberapa bulan yang lalu, Pasar Bulu menyelenggarakan event yang bertajuk Bucket (Bulu Creative Market). Event ini berlangsung tiga hari yang diisi dengan serangkaian acara dengan pengisi para anak muda. “Saya kira pasar kreatif itu buat para pedagang disini, namun ternyata hanya event saja,” tuturnya.

Iswi mengungkapkan, dengan adanya Pasar Kreatif yang diselenggarakan membuat masyarakat tahu akan keberadaan sektor brang tradisional yang ada di Pasar Bulu. Namun, pada kenyataanya menurutnya pengunjung Pasar Bulu masih belum bisa ramai.

Baca juga:  Hendi-Ita Gerakkan 18 Unsur Relawan

“Waktu hujan deras, disini sering bocor mas. Jadinya malah susah, apalagi kalau gerabah seperti ini terkena air bisa jadi nanti malah jamuran,” tuturnya.

Selain itu, Suratno juru pungut atau retribusi Pasar Bulu mengungkapkan, bahwa yang menjadi daya tarik dari Pasar Bulu memang terdapat di lantai 3. Tapi tidak bisa dipungkiri masa-masa pandemi Covid-19 pengujung Pasar Bulu menurun drastis. Selain pengunjung yang menurun banyak para pedagang yang tutup.

“Ya, harapan saya semoga Covid-19 ini segera berakhir sehigga para pedagang bisa kembali lagi dan meramaikan Pasar Bulu,” tuturnya. (cr5/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya