alexametrics

Kafe Kekinian Menjamur di Jalan Mulawarman Raya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Banyak kafe berderet di sepanjang jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik. Berdirinya tempat nongkrong hits ini, seiring waktu kian menjamur. Bahkan, sampai sekarang jumlahnya semakin bertambah.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, berbagai macam kafe menawarkan tempat yang nyaman dan estetik. Bangunannya pun variatif, ada kafe dengan nuansa kekinian dan beberapa berbalut hiasan klasik.

Sebagian kafe yang berderet di jalan Mulawarman itu bangunannya ada yang terlihat usang dan warna mulai pudar, namun ramai pengunjung. Beberapa juga masih terlihat bagus dan masih mengilap, karena memang baru saja dibangun.

Tak hanya mahasiswa maupun anak SMA yang nongkrong, kafe juga diminati oleh para keluarga untuk quality time. Bahkan orang-orang dinas juga berbondong-bondong mampir, entah hanya melepas penat atau melaksanakan rapat.

Baca juga:  Kakak Korban Menduga Surat Wasiat Bukan Tulisan Tangan Siti Julaekah

“Banyak diisi oleh mahasiswa, untuk nongkrong ataupun mengerjakan tugas. Beberapa keluarga, bahkan digunakan rapat oleh orang-orang dinas,” kata Staff Purchasing Kafe Converso Irfan Dwilaksana pada Kamis, (17/02).

Ia mengatakan, sebelumnya ada dua tempat yang ramai dengan kafe tongkrongan. Yakni di daerah Pleburan dan jalan Durian Raya. Tapi seiring waktu, prospek keramaiannya bergeser ke  jalan Mulawarman.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Pedalangan Rofiq menyambut baik kehadiran para pengusaha kafe. Selain membuat kelurahan semakin ramai, juga dapat mengangkat perekonomian daerah tersebut. Karena banyak dari mahasiswa yang bekerja partime di kafe.

“Tumbuhnya kafe juga menjadi daya tarik orang-orang. Banyak yang melirik dan penasaran dengan kafe tersebut,” tuturnya.

Baca juga:  Berbagi Kasih Natal dengan Seribu Rupiah

Namun, disisi lain Rofiq juga menyayangkan kepada pengusaha kafe yang kurang taat dengan aspek keamanan dan ketertiban. Akibatnya banyak tindakan kejahatan yang muncul. Hal itu sesuai dengan laporan masyarakat sekitar. Mereka mnyampaikan keluhan terhadap maraknya pencuri.

“Keamanan dan ketertiban kurang diperhatikan. Sehingga muncul tindak kejahatan,” ujar Rofiq. (cr3/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya