alexametrics

Musim Hujan, Waspadai Jalan Berlubang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Musim penghujan belum usai. Selain harus mewaspadai bencana banjir, juga harus mewaspadai jalan berlubang saat melintasi jalan protokol.

Dalam pantauan Jawa Pos Radar Semarang Selasa (15/2) kemarin, jalan berlubang hampir merata di sepanjang Jalan Kaligawe Raya, Jalan Gajah Raya, dan Jalan Siliwangi. Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Jalan Kaligawe Raya banyak dilintasi truk besar bermuatan berat. Lubang jalan pun kian menganga di beberapa titik. “Di sini truk bermuatan berat sering melintas dan mengakibatkan jalan mengalami kerusakan,” ujar Topan Wijaya Kusuma, 24, pengguna jalan asal Purwodinatan.

Topan mengeluhkan jalan berlubang ini membahayakan pengguna jalan dan bisa mengakibatkan kecelakaan. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang rusak setiap satu atau dua bulan sekali.

Baca juga:  Tower Miring Bikin Dag-Dig-Dug, Pemilik Malah Cuek

“Saat berangkat kuliah saya sering lewat Jalan Siliwangi. Sekarang banyak lubangnya. Ini sangat mengganggu. Apalagi bagi pengguna sepeda motor. Kemarin ada yang kecelakaan sampai meninggal karena menghindari jalan berlubang,” jelas Risalatul Maghfiroh pengguna jalan asal Batang.

Jalan Gajah Raya juga mengalami hal yang sama. Hamida Sonia, 21, warga asal Jalan Kanguru sering terjebak kemacetan di jalan tersebut. Pernah diperbaiki oleh pemerintah, namun masih tetap berlubang lagi ketika musim hujan tiba.

“Jalan Gajah Raya ini banyak yang berlubang. Kemarin saat hujan deras, jalannya banjir. Sering ada pengendara sepeda motot yang jatuh, karena jalan tertutup air,” ujar Salim, 54, warga sekitar.

Salim berharap pemerintah lebih giat memperbaiki jalan rusak. Apalagi ketika musim hujan, banyak jalan tergerus air, sehingga banyak yang berlubang. “Pernah ada perbaikan. Tapi saat hujan turun pasti jalan akan berlubang lagi,” ujarnya.

Baca juga:  Jembatan Besi Sampangan segera Difungsikan

Lurah Sambirejo Akbar Ali Nurdin menjelaskan, lubang Jalan Gajah Raya sudah sempat diperbaiki oleh DPU Kota Semarang. Namun, karena curah hujan tinggi, area sekitar tergenang. Mobilitas pengguna jalan juga sangat tinggi, sehingga jalan tersebut berlubang kembali. “Harapan kami, kerusakan Jalan Gajah sudah bisa teratasi. Mungkin ditambal atau diaspal lagi,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap DPU melakukan pembersihan saluran, terutama pembersihan sedimen. “Harapannya sedimen terangkat dan saluran lancar. Genangan tidak turun ke jalan,” tuturnya.

Camat Gayamsari Moh Agus Junaidi menambahkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPU terkait dengan Jalan Gajah. Namun, terkendala bahan aspal yang belum ada. “Waktu itu bilangnya bahan aspalnya belum ada,” jelasnya. (cr4/fgr/ida)

Baca juga:  Dishub Tak Akan Terbitkan Izin Parkir di Jalan Inspeksi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya