alexametrics

Diduga Cemari Sungai Silandak, DLH Minta Satpol PP Segel Pabrik di KIC Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kasus dugaan pencemaran lingkungan Sungai Silandak yang berada di RT 07/2 Kelurahan Ngaliyan, langsung ditangani Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, dengan menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun meminta Satpol PP Kota Semarang untuk melakukan penyegelan karena pabrik yang terletak di Kawasan Industri Candi (KIC) ini tidak memiliki izin lingkungan dan pengolahan limbah.

Kepala DLH Kota Semarang, Bambang Suranggono mengatakan, pengecekan sudah langsung dilakukan pada Minggu (13/2) lalu. Namun karena tempat produksi tutup, belum bisa ditindaklanjuti.

“DLH, Satpol PP, dan Polrestabes melanjukan investigasi dan klarifikasi kepada pengelola bengkel produksi yang diduga melakukan pencemaran Senin (14/2) kemarin kepada salah satu perusahaan disana,” katanya melalui pesan singkat Selasa (15/4).

Baca juga:  Tembok Sepanjang 43 Meter, Sudah Habiskan 12 Kg Cat

Hasilnya sebuah perusahaan di KIC terbukti belum mempunyai izin lingkungan dan belum memiliki instalasi pengolahan limbah (IPAL) yang memenuhi syarat. Penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) pun tidak dimiliki.

“Kita telah memohon penyegelan dari Satpol PP dan penghentian aktivitas bengkel produksi,” papar Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono meminta agar dugaan pencemaran air sungai ini harus ditangani karena melanggar UU 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

“Kalau memang dilakukan berulang kali dan sudah lama, tentu harus ada sanksi yang berat,” katanya.

Pabrik kata dia, tidak boleh membuang limbah ke sungai, serta pabrik harus memiliki pengolahan limbah yang berstandar dan tidak menganggu permukiman atau ekosistem yang ada di sungai. “Kalau limbahnya dibuang ke sungai, harus ada peringatan, sanksi tegas berupa administratif, denda, bahkan pidana,” tuturnya. (den/bas)

Baca juga:  Atap Lapuk, Ruang Kelas Dirobohkan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya