alexametrics

Tujuh Orang Tersengat Listrik

Pasang Tiang Kabel Internet

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tujuh pekerja tersengat listrik saat memasang tiang kabel internet di Kawasan Industri Candi Blok 11 A, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Jumat (11/2) sekitar pukul 11.30. Dua di antaranya mengalami luka bakar, dan dilarikan ke rumah sakit.

Kedua korban adalah Muhibi, 61, warga Dukuh Sintru, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus. Ia mengalami luka bakar pada selangkang kaki sebelah kanan. Korban lainnya, Ngadimin, 55, warga Dukuh Selalang, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Ia mengalami luka robek di kepala bagian atas.

OLAH TKP: Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi korban tersengat listrik. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi korban tersengat listrik. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Kanit Reskrim Polsek Ngaliyan Iptu Budi Setyono menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat kedua korban bersama lima rekannya sedang beraktivitas memulai pekerjaan pembangunan jaringan kabel baru di lokasi kejadian sekitar pukul 08.00. Mereka juga diawasi oleh beberapa pekerja lainnya.

Baca juga:  Warga Desak Pemkot Turun Tangan Atasi Pencemaran Limbah Pabrik di Sungai Silandak

“Itu pemasangan jaringan internet. Pekerja akan menanam tiang besi. Tetapi pada saat menegakkan tiang besi tersebut, tidak sengaja tiang menempel kabel listrik PLN di atasnya,” bebernya.

Seketika kabel listrik tersebut menyala dan menimbulkan suara ledakan. Lima pekerja terpental. Sedangkan korban Muhibi tetap menempel sampai tiang besi tersebut jatuh. Sementara korban Ngadimin terpelanting ke selokan hingga kepalanya robek.

“Diduga itu karena kecerobohan para pekerja. Mereka tidak memperkirakan kalau di atasnya ada aliran listrik tegangan tinggi. Ketika memasang tiang listrik, itu ambruk mengenai kabel listrik dan langsung meledak,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, pekerja lainnya segera menolong korban. Empat korban dibawa ke RS Permata Medika guna mendapatkan perawatan. Mereka diangkut dengan mobil pekerja proyek saluran air. Korban Muhibi tersadar saat di rumah sakit, kemudian dilakukan CT scan. Sedangkan korban lainnya diperbolahkan rawat jalan.

Baca juga:  Netizen Laporkan Dugaan Jual Beli Vaksin di Semarang, Dijual Rp300 Ribu Plus Sertifikat

Pascakejadian ini, aparat kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Budi mengatakan, izin pekerjaan tersebut sementara ini baru di Kawasan Industri Candi. “Sementara izin di kawasan. Tapi kami belum mendapatkan. Nanti pihak owner akan kita mintai keterangan,” katanya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya