alexametrics

Pedagang mulai Pindah ke Johar Selatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pedagang Pasar Johar Relokasi yang menjadi korban kebakaran mulai pindah ke Pasar Johar Selatan. Mereka yang pindah adalah pedagang yang memiliki stok dagangan di rumah ataupun di tempat lain, yang lolos dari amukan si jago merah.

Pedagang kerupuk dan kacang Mimin Yamini, 57, mengaku baru tiga hari berjualan di Pasar Johar Selatan. Meski sepi, ia berusaha bertahan. Karena di Pasar Johar Relokasi, ia sudah tidak punya tempat.

“Kios dan seluruh dagangan di Pasar Johar Relokasi sudah habis terbakar. Yang saya jual ini stok di rumah,” kata Mimin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (7/2).

Ia mengaku, akibat kebakaran di Pasar Johar Relokasi, ia menelan kerugian hingga Rp 300 juta.  “Di Pasar Johar Relokasi saya punya kios 8 meter persegi. Sehingga tidak bisa menampung semua barang. Sebagian saya simpan di rumah. Alhamdulillah, stok barang di rumah ini jadi modal saya memulai jualan lagi. Kalau tidak ada stok ya nangis saya nang,” ujarnya

Baca juga:  Selundupkan Sabu dari Malaysia lewat Tanjung Emas

Dikatakan, setiap jualan di Pasar Johar Relokasi, ia biasa pulang paling akhir sekitar pukul 18.00, termasuk saat terjadi kebakaran Rabu (2/2) lalu. Bahkan, pada pagi harinya, dia sudah memiliki firasat.

Sekitar pukul 10.30 saat sedang berjualan, Mimin sempat mengingatkan pedagang lain, apabila tidak mau pindah ke Pasar Johar ataupun Kanjengan bisa dibakar pasarnya. “Teman pedagang menimpali semoga tidak dibakar,” ceritanya.

Dan, ternyata terjadi betulan. Sekitar pukul 18.45, Pasar Johar Relokasi Blok E dan F ludes terbakar.

Pasca kebakaran itu, ia memilih pindah ke Pasar Johar Selatan meskipun masih sepi. Ia pasrah, karena rezeki yang mengatur Tuhan. Kemarin, dagangannya sudah mulai laku meski masih jauh dengan penjualan di Pasar Johar Relokasi. “Ya, sabar nang. Aku wis pasrah wae,” ucapnya.

Baca juga:  Longsor dan Genangan Air Kepung Semarang

Pantauan koran ini, belum banyak pedagang yang membuka kios maupun lapaknya di Pasar Johar Selatan. Padahal sebenarnya semua kios, los, dan lapak sudah ada pedagang yang memiliki berdasarkan hasil undian Dinas Perdagangan. (cr1/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya