alexametrics

Dongkrak Sektor Wisata, SBF Kembali Diaktifkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pengoperasian Semarang Bridge Fountain (SBF) kembali diaktifkan setiap hari mulai Selasa (25/1) lalu. Tujuannya tak lain untuk menggairahkan sektor pariwisata di Ibu Kota Jateng ini.

Informasi yang dihimpun, SBF akan menghibur masyarakat mulai pukul 20.00 pada hari Senin hingga Kamis. Sedangkan untuk hari Jumat sampai Minggu akan diaktifkan dua sesi, yakni pukul 19.30 dan 21.00.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap dimaksimalkannya SBF juga dapat ditangkap sebagai sinyal keseriusan pemerintah dalam mendongkrak sektor pariwisata. Sehingga sektor wisata yang viral sebelum ada pandemi bisa mendongkrak kunjungan wisata.

“Semoga upaya ini dapat ditangkap oleh pihak-pihak sebagai sebuah keseriusan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi melalui sektor pariwisata. Misalnya, SBF ini yang dulu menyedot perhatian masyarakat dan wisatawan,”katanya, Jumat (28/1).

Baca juga:  Hendi Dinilai Berhasil Bentuk Satpol PP yang Humanis

Namun di sisi lain, Hendi –sapaan akrab wali kota– mewanti-wanti agar semangat membangkitkan sektor wisata tidak sampai mengesampingkan protokol kesehatan. Dia menjelaskan, jika penambahan jam tayang SBF pada dasarnya untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat.

“Dengan menambah jam tayang harapannya mampu mengurangi keramaian dan menghindari kerumunan warga,” tambahnya.

Sebagai upaya preventif, Hendi juga meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang menyiapkan sarana wastafel dan air bersih untuk cuci tangan di beberapa titik. Misalnya, pada sisi timur di Taman Kokrosono serta pada ruas Jalan Bojongsalaman untuk sisi barat.

Lebih lanjut ia juga mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama menikmati pertunjukan air mancur menari maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca juga:  Hendi Layak dapat Lifetime Achievement

Sementara itu, Kepala DPU Kota Semarang Sih Rianung meyakinkan jika pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga SBF bisa menyala dan menghibur setiap hari.

“Sesuai perintah Pak Wali, Dinas Pekerjaan Umum bertanggung jawab secara teknis untuk operasionalnya. Sehingga beberapa upaya maintenance terus kami lakukan,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya